Harganas 2018 di Manado

Gelar Dagang Nasional Hadirkan 147 Gerai UMKM Se-Indonesia

Rangkaian peringatan Harganas XXV 2018 di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, dilanjutkan dengan Pembukaan Gelar Dagang Nasional, Jumat (6/7/2018).

Gelar Dagang Nasional Hadirkan 147 Gerai UMKM Se-Indonesia
TRIBUN MANADO/RYO NOOR
Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV 2018 di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (06/07/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV 2018 di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, dilanjutkan dengan Pembukaan Gelar Dagang Nasional, Jumat (6/7/2018).

Kegiatan itu diadakan Kawasan Megamas, dan diikuti oleh kementerian/lembaga, Perwakilan BKKBN, pemerintahan daerah dan PKK Provinsi dari seluruh Indonesia, Dekranasda, sektor swasta serta usaha mikro kecil menengah.

Bintang Puspa Yoga, Ketua panitia Gelar dagang dan pameran Harganas XXV mengatakan, ada 147 gerai pameran
menyajikan berbagai produk-produk unggulan seperti pakaian, kuliner serta cendera mata yang berasal dari daerah masing-masing.

Ketua Umum TP PKK, Erni Gurtanti Tjahyo Kumolo mengatakan, Hari keluarga nasional yang selalu diperingati setiap tahun dan diadakan pameran gelar dagang merupakan perwujudan kepedulian dan perhatian yang cukup besar dari Pemerintah Pusat, Daerah dan dari kita semua, yaitu dalam upaya menjadikan keluarga sebagai subyek dan obyek pembangunan bangsa menuju Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera.

"Melalui kegiatan ini diharapkan kelompok pengrajin mikro dapat terbantu memasarkan produk unggulan masing-masing daerah," ujar dia

"Tentunya kegiatan ini akan memberikan peluang besar kepada UMKM untuk pasarkan produknya. Diharapkan pula terjalin komunikasi dan tukar pengalaman pelaku usaha sehingga bisa membangun jaringan lebih luas dan memiliki daya saing baik kualitas maupun kuantitas produk", ujar Erni.

Melalui pameran dan gelar dagang ini diharapkan membantu kelompok-kelompok usaha mikro khususnya bagi Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera dan kelompok pemberdayaan lainnya agar dapat berinteraksi berkumpul dengan kelompok usaha mikro lainnya guna memasarkan produk unggulannya masing-masing sebagai pendorong bangkitnya perekonomian khususnya kelompok usaha mikro yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Diharapkan terjalin komunikasi dan tukar pengalaman pelaku usaha sehingga bisa membangun jaringan lebih luas dan memiliki daya saing baik kualitas maupun kuantitas produk", tambahnya.

Ia meminta jajaran PKK dan BKKBN untuk terus melakukan pendampingan usaha mikro di daerah masing-masing agar bisa lebih meningkat.

Dalam kesempatan pembukaan Gelar dagang tersebut juga dilaksanakan pemberian penghargaan kepada Ketua TP PKK Provinsi dan kabupaten/kota pemenang dalam lomba pelaksana Terbaik lingkungan bersih sehat (LBS), lomba pelaksana terbaik PKK-KKBPK-Kesehatan, lomba pelaksana terbaik PHBS, lomba pelaksana terbaik posyandu Tahun 2018. (Tribun Manado/Ryo Noor)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved