Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ketemu KPK di Kantor Gubernur Sulut, Ketua Kadin Singgung Penangkapan Gubernur Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membentuk Komite Advokasi Daerah di Provinsi Sulut.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Ketua Kamar dagang industri (Kadin) Sulut, Hangky Arther Gerungan (HAG) yang ikut dilibatkan dalam Komite Advokasi bentukan KPK 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membentuk Komite Advokasi Daerah di Provinsi Sulut.

Komite ini dibentuk sebagai forum komunikasi dan advokasi antara regulator dan pelaku untuk mengakselerasi pencegahan korupsi khususnya di sektor bisnis.

Ketua Kamar dagang industri (Kadin) Sulut, Hangky Arther Gerungan (HAG) yang ikut dilibatkan dalam Komite Advokasi bentukan KPK ini menyampaikan, pihak swasta menyambut baik langkah ini.

Ia menilai KPK sejak awal begitu semangat, sampai-sampai kepala daerah banyak tertangkap diduga melakukan tindak pidana korupsi.

HAG pun sempat menyinggung kasus operasi tangkap tangan terbaru yang dilakukan KPK menyasar Gubernur Aceh

"Saya saksikan teman saya gubernur Aceh ditangkap. Saya juga punya kantor di Aceh, bayangkan gubernur saja ditangkap, apalagi pengusaha," ujar HAG ketika berdomisili dengan Tri Gamareva, Koordinator Korsupgah KPK di Ruang F J Tumbelaka, Kantor Gubenrur, Kamis (5/7/2018)

Tapi bersama KPK, HAG mengatakan, pengusaha tak perlu khawatir , pemberantasan korupsi tak hanya tanggungjawab KPK, tapi semua pemangku kepentingan

"Kami sudah diundang dari KPK, pengusaha sudah  curhat. Mereka curhat beda beda. Cuma sayaa ada usul berlalu biarlah berlalu. Kalau ada kekurangan kita tinggalkan kecuali sudah berproses penyelidikan dan penyidikan. Kita sepakat bersama jangan dikorek lagi," ungkap dia.

Kemarin sudah terbentuk pengurusan dari pelaku usaha, beberapa asosiasi yang hadir sudah masuk nama menjadi salah satu pengurus komite advokasi dserah anti korupsi.

Adanya komite ini maka, pengusaha kata HAG harus profesional dan berintegritas

"Bukan hal yang gampang kita harus jujur, dari masa ke masa ada perbedaan, tapi kita lagi ke alam bebas banyak rambu yang harus ditaati," ungkapnya.

"Mari sama sama kita bantu apapun kita laksanakan dan kerjakan harus  profesional, tidak ada lagi atas nama. Begitu harapan kami pihak regulator di Sulut, sama sama membangun satu komitmen ke arah yang lebih baik daripada yang sekarang," ujarnya lagi.

Terakhir HAG mengatakan, mudah-mudahan pembentukan komite akan berjalan baik menghasilkan sesuatu yang baik.(ryo)

 
 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved