Ledakan di Pasuruan

Ini Komentar Jokowi Terkait Ledakan Bom di Pasuruan, Percaya Polisi Bisa Mengatasi

Presiden mempercayakan sepenuhnya hal itu kepada kepolisian, terlebih saat ini sudah memiliki undang-undang teroris

Ini Komentar Jokowi Terkait Ledakan Bom di Pasuruan, Percaya Polisi Bisa Mengatasi
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan dalam pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat tahun 2018 di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/03/2018) . 

 TRIBUNMANADO.CO.ID, BOGOR - Presiden Joko Widodo telah mendapatkan informasi terkait ledakan yang terjadi tidak jauh dari Pasar Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, siang tadi.

"Sudah (dengar ada bom)," kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (5/7/2018).

Namun, Pratikno tidak mengungkapkan instruksi Presiden terhadap aparat keamanan dalam menyikapi ledakan yang diduga bom tersebut.

Menurutnya, Presiden mempercayakan sepenuhnya hal itu kepada kepolisian, terlebih saat ini sudah memiliki undang-undang teroris.

"Polri sudah tahulah apa yang harus dilakukan, apalagi sekarang sudah ada UU Terorisme toh," pungkas dia.

Sebagaimana diketahui terdengar tiga kali suara ledakan dari rumah Saprani yang dikontrak Abdullah dan keluarga di pemukiman padat penduduk, di Kecamatan Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (5/7/2018) pukul11.30 WIB.

Menurut penuturan saksi, saat ledakan pertama saksi mendatangi rumah tersebut dan langsung mengecek ke dalam rumah.

Saat berada di dalam rumah tersebut saksi mencium bau mesiu.

Namun disebabkan rasa takut akhirnya saksi keluar dari dalam rumah.

Di saat saksi berada di luar rumah tersebut saksi mendengar ledakan kedua yang membuat akhirnya warga menjauh dari rumah tersebut.

Halaman
12
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved