Breaking News:

6 Juli Besok Bumi Akan Berada di Titik Aphelion, Apa Efeknya Bagi Kita?

Maka itu, akan ada waktunya Bumi berada di titik terjauhnya dan juga di titik terdekatnya dengan Matahari.

Editor:
NASA
Bumi tampak sebagai kelereng biru dalam citra hasil jepretan misi Apollo 17. 

Meski begitu Paul Begley menegaskan bahwa kita hidup di akhir zaman.

 

Baca: Hadiahnya Rp100 Juta! Ahmad Dhani Umumkan Kontes Cover Lagu 2019 Ganti Presiden

Baca: LOWONGAN KERJA: PT Freeport Indonesia Buka Lowongan untuk 4 Posisi Ini, Cek Sekarang!

Baca: Bagi Pengangguran Ayo Buruan, 3 BUMN Ini Buka Lowongan Pekerjaan, Cek Cara Pendaftaran di Sini

Dia mengklaim bahwa letusan gunung berapi Hawaii, badai debu mengamuk di Mars dan gerhana Bulan adalah tanda-tanda akhir zaman yang nyata.

Tapi apakah ada kredibilitas untuk ramalan gerhana Bulan sebagai waktu tibanya kiamat?

Tidak ada bukti ilmiah untuk mendukung klaim ini dalam cara apokaliptik apa pun.

Selama gerhana bulan yang akan terjadi 27 Juli nanti, sinar matahari yang terbiaskan di planet akan mewarnai bulan.

Efek itu disebut dengan Hamburan Raleigh yang terjadi pada waktu yang sama ketika orbit bumi berada dalam garis lurus antara Mars dan matahari.

Artikel ini telah tayang di Intisari-Online dengan judul Blood Moon 2018: Akankah Gerhana Bulan Total 27 Juli Sebabkan Kiamat?

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved