Perkemahan Rohani OMK dan Remaja Paroki Ratahan Masuki Hari Ketiga

Perkemahan rohani Orang Muda Katolik (OMK) dan remaja Paroki Santo Lukas Ratahan memasuki hari ketiga, di Liwutung, Rabu (4/7/2018)

Perkemahan Rohani OMK dan Remaja Paroki Ratahan Masuki Hari Ketiga
TRIBUNMANADO/DAVID MANEWUS
Iwan Lalamentik, dari Komisi Kataketik Keuskupan Manado sedang memebrikan materi, Selasa (03/07/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Manado. David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Perkemahan rohani Orang Muda Katolik (OMK) dan remaja Paroki Santo Lukas Ratahan memasuki hari ketiga, di Liwutung, Rabu (4/7/2018). Pembawa materinya ialah pemateri dari kejaksaan.

Sebelumnya Selasa (3/7/2018) pematerinya ialah Iwan Lalamentik, dari Komisi Kataketik (Komkat) Keuskupan Manado.

Iwan mengatakan Kristus hanya mendirikan satu Gereja, yaitu Gereja yang didirikan di atas Rasul Petrus (Mat 16:18). Gereja yang sedang mengembara di dunia ini yang terdiri dari para pendosa dan para kudus

"Gereja yang didirikan oleh Tuhan harus satu, kudus, Katolik dan apostolik," katanya.

Ia mengatakan Gereja Satu, karena kesatuan iman, pengajaran, sakramen, kepemimpinan.Gereja Kudus, karena bersumber pada Tuhan sendiri – yang hakekatnya adalah Kudus;.

"Gereja itu Katolik, karena Gereja Tuhan harus universal baik dari segi waktu maupun tempat. Gereja itu apostolik, karena berasal dari para rasul yang telah diberi mandat suci oleh Yesus," katanya.

Ia mengatakan Gereja juga berdasar Kitab Suci dan Tradisi. Kitab Suci yang dikanonisasi juga lengkap dengan Kitab-Kitab yang dibaca di jaman Yesus seperti Tobit dan Yudit.

"Mengenai tradisi sudah ada tradisi lisan sebelum Kitab Suci ditulis. Para murid tidak langsung menulis di depan Yesus saat Yesus masih ada di dunia," ujarnya.

Tags
perkemahan
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved