Ini Kata Manajemen Garuda Soal Aksi Mogok Massal Para Pilot

Manajemen mengajak APG untuk kembali menyelesaikan masalah yang ada dengan cara berdiskusi dan musyawarah.

Ini Kata Manajemen Garuda Soal Aksi Mogok Massal Para Pilot
surya
garuda indonesia 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terkait rencana aksi mogok massal para pilot Garuda, Manajemen Garuda Indonesia masih berharap Asosiasi Pilot Garuda (APG) tidak melakukan mogok terbang.

Manajemen mengajak APG untuk kembali menyelesaikan masalah yang ada dengan cara berdiskusi dan musyawarah.

"Dalam hal ini, manajemen tetap mendahulukan diskusi dan musyawarah mufakat untuk menyelesaikan permasalahan," kata VP Corporate Secretary Garuda Indonesia Hengki Heriandono saat dihubungi Kompas.com.

Meski mediasi dianggap APG gagal, Hengki tetap membuka peluang untuk berdiskusi. Hengki berharap, dari hasil diskusi tersebut APG dan juga Serikat Karyawan Garuda Indonesia bisa membatalkan aksi mogok kerjanya.

"Secara teknis saat ini masih sedang musyawarah dan manajemen mengimbau agar mari bersama-sama melihat kepentingan publik dan berharap mogok tidak dilaksanakan," ucap Hengki.

Sebelumnya diberitakan, APG sikap mereka untuk tetap melakukan aksi mogok terbang awal Juli 2018. Sikap ini diambil lantaran perwakilan para pilot tidak puas dengan hasil mediasi antara mereka dengan manajemen Garuda Indonesia. Adapun Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman berlaku sebagai mediator dalam mediasi tersebut.

"Sedang kami persiapkan ke arah mogok. Mengenai tanggal pastinya nanti akan kami beri tahu pada waktu press release," kata Presiden APG Captain Bintang Hardiono.

Bintang menyebutkan, APG bersama Serikat Karyawan Garuda Indonesia atau Sekarga sudah sepakat mengambil langkah untuk mogok kerja. Mereka berencana berkumpul terlebih dahulu pada Kamis (5/7/2018) mendatang di tempat bernama Pilot House untuk membahas lebih lanjut mekanisme mogok yang akan mereka lakukan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pilot Akan Mogok Terbang, Ini Tanggapan Manajemen Garuda Indonesia"

Editor: Charles_Komaling
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved