Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

BKKBN Kembangkan Program GenRe Berteman

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyelenggarakan kegiatan GenRevolution Berteman

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Aldi Ponge
ISTIMEWA
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyelenggarakan kegiatan GenRevolution Berteman di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Rabu (4/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyelenggarakan kegiatan GenRevolution Berteman di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Rabu (4/7/2018).

Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN, M Yani mengungkapkan, BKKBN mengembangkan GenRe sebagai intervensi terhadap tantangan dan permasalahan remaja di Indonesia.

Remaja saat ini akan menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia, generasi yang pada tahun 2045, saat Indonesia memasuki usia 100 tahun merdeka, akan berusia antara 35-54 tahun.

"Generasi ini akan berada pada usia produktif sehingga secara pasti akan mewarnai dan menjadi nahkoda bangsa ini," kata dia dalam rangkaian kegiatan Hari keluarga nasional (Harganas) XXV tahun 2018.

Lanjut dia, GenRe dilaksanakan BKKBN bersama mitra kerja melalui 2 pendekatan. Pertama, pembentukan PIK-R dengan sasaran remaja berusia 10-24 tahun dan belum menikah.

Kedua, pembentukan kelompok kegiatan (poktan) Bina Keluarga Remaja (BKR), yang menyasar keluarga dan orang tua, khususnya yang memiliki remaja.

Melalui GenRe, remaja dibina dan diarahkan untuk mampu menjalani masa transisi kehidupan remaja. Masa transisi dimaksud dibagi ke dalam 5 transisi kehidupan yakni melanjutkan sekolah (continue learning), mencari pekerjaan (start working), memulai kehidupan berkeluarga (form families), menjadi anggota masyarakat (exercise citizenship) dan mempratikkan hidup sehat (practice healthy life).

Adapun, M Yani menjelaskan GenRe berteman artinya bersih, tertib aman. Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kreatifitas remaja (pendidik sebaya) dalam pengembangan kegiatan-kegiatan pada kelompok Pusat Informasi dan Konseling (PIK) remaja.

Saling bertukar pengalaman antara sesama remaja yang tergabung didalam PIK Remaja dan menjalin kebersamaan di antara pengelola PIK remaja seluruh Indonesia khususnya dalam menyelesaikan persoalan masalah remaja. Menumbuhkan semangat dan rasa memiliki wadah PIK remaja bagi setiap remaja yang bergabung dalam PIK Remaja.

“Saya mengharapkan para remaja dapat menjadi motivator dan role model paling tidak di lingkungan masing-masing dalam menerapkan nilai-nilai revolusi mental menjadi remaja yang berkarakter dengan memiliki integritas, etos kerja dan gotong royong atau toleransi, kemajuan bangsa ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia harapan ini tentunya ada pada kalian remaja Indonesia," ungkap M Yani.

Kegiatan GenRevolution Berteman diikuti oleh pengelola PIK Remaja/pendidik sebaya berjumlah 300 orang perwakilan remaja Sulawesi Utara dan juga perwakilan dari Forum Generasi Berencana (GenRe) Indonesia. Diselenggarakan 4-6 Juli 2018, dalam beberapa kegiatan di antaranya pembekalan peserta dengan materi indikator revolusi mental melalui pembentukan keluarga yang berkarakter.

Materi diberiman beberapa narasumber di antaranya dari anggota gugus tugas revolusi mental, dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) dan juga akan diadakan flash mob di kawasan mega mas Manado, yang diikuti oleh seluruh remaja GenRe.

Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili Kepala Kesbangpol Provinsi Sulawesi Utara, Meiki Onibala menyampaikan, remaja adalah sumber daya utama yang akan menjadi tumpuan keluarga dan bangsa, menjadi pilar pembangunan dan masa depan.

Remaja yang hadir pada GenRevolution Berteman harus dapat memanfaatkan acara ini untum meningkatkan kapasitas diri dan meningkatkan persaudaraan pertemanan, memperkokoh generasi muda yang mampu menjauhi hal hal negatif seperti narkoba, seks bebas.

"Harus menjadi remaja yang berkarakter. Membangun identitas diri dengan memperhatikan aspek moralitas, intelektual, leadership,” jelas Meiki. (ryo)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved