Remaja Mampu 'Sulap' Bambu Jadi Vila Mungil Di Perkemahan Kreatif Remaja GMIM

Hanya dengan berbahan dasar bambu mereka bisa menyulapnya menjadi tempat kemah tampak bak sebuah vila mungil di perkemahan kreatif remaja GMIM.

Remaja Mampu 'Sulap'  Bambu Jadi Vila Mungil Di Perkemahan Kreatif Remaja GMIM
TRIBUNMANADO/CHINTYA RANTUNG

Laporan Wartawan Tribun Manado, Chintya Rantung

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Perkemahan Kreatif Remaja Sinode GMIM melatih kreativitas para remaja.

Amatan Tribunmanado.co.id, di lokasi perkemahan Tatelu Satu, setiap jemaat mendesain tenda semenarik dengan kreativitas masing-masing remaja dan komisi.

Satu diantara ratusan perkemahan, membuat saya tertarik untuk datang mengunjungi tenda yang dari pandangan mata begitu unik dan kreatif.

Hanya dengan berbahan dasar bambu mereka bisa menyulapnya menjadi tempat kemah tampak bak sebuah vila mungil di perkemahan kreatif remaja GMIM.

Saat masuk anda akan merasakan kenyaman saat berada disana.

Mengapa? Karena saat masuk anda akan disuguhi dengan kincir air yang semuanya itu berbahan dasar bambu.

Di samping kiri dan kanan terdapat tempat santai bertingkat seperti dego-dego kalo kata orang Manado. Dilengkapi dengan lampu hias dan ketika malam hari suasana perkemahan akan terlihat indah

Menariknya lagi kamar tidur remaja dibuat terpisah. Untuk cewek di sebelah kiri dan cowok disebelah kanan. Semunya itu dibuat denga bahan dasar bambu

Saya pun terus melihat lebih dalam ternyata mereka mendesain juga dapur sendiri. Dan ruang tamu sendiri bahkan toilet umum semuanya berbahan dasar bambu.

Pnt Vivi Mokalu, Ketua Komisi Pelayanan Remaja Jemaat Eben Heazer Wiau Lapi Wilayah Tareran Minahasa Selatan mengatakan, pembuatan tenda sudah sejak sebelum perkemahan.

Selama kurang lebih lima hari. Bahan dasar di angkut dari kampung.

Kreativitas ini muncul dari ide-ide para remaja. Kerjasama para remaja yang baru beranjak ke pemuda.
Jauh-jauh hari mereka pun sudah mencari dana untuk bisa bangun tenda.

"Meski ini merupakan bagian penilaian saat perkemahan kreatif tetapi satu hal yang bisa mereka pelajari yaitu kerjasama dan kekompakan, sehingga bisa membuat tenda dengan ide yang unik sehingga kreativitas para remaja GMIM akan terus berkembang," jelasnya, kepada Tribunmanado.co.id, Minggu (2/7/2018) 

Penulis: Chintya Rantung
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved