Kapolsek Tikala Imbau Warga Hindari Miras
Kasus aniaya berat atau kekerasan dengan senjata tajam di Kecamatan Tikala dan Paal Dua, Manado, Sulawesi Utara, kian marak akhir-akhir ini.
Penulis: Indry Panigoro | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kasus aniaya berat atau kekerasan dengan senjata tajam di Kecamatan Tikala dan Paal Dua, Manado, Sulawesi Utara, kian marak akhir-akhir ini.
Hal itu tidak lepas dari pengaruh minuman keras (miras).
Begitulah yang dikatakan Kapolsek Tikala AKP Taufiq Arifin saat ditemui Tribun Manado di ruang kerjanya.
"Tingginya angka kriminalitas itu rata-rata karena dipengaruhi oleh miras," kata Kapolsek, Minggu (01/07/2018).
"Kepada masyarakat saya imbau hindari yang namanya miras, 90 persen tindak kekerasan berat karena miras," ucap Perwira berangkat tiga balok emas itu.
"Miras itu membuat pikiran kita kacau, sehingga jika kita meminum miras, kita tidak tahu apa yang akan kita lakukan nanti," ujar Arifin.
Sebagai pengganti miras, salah satu Kapolsek tampan di Manado itu meminta warga melakukan hal positif lainnya.
"Daripada miras, mending kalau remaja yah sekolah ikut ekstra kurikuler. Atau kalau orangtua, orang dewasa bisa mengikuti kegiatan positif lainnya," pungkas perwira akrab dengan kalangan pers itu. (Tribunmanado.co.id/Indri Panigoro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kapolsek-tikala-akp-taufiq-arifin_20180701_111325.jpg)