Jasad Bocah Enam Tahun Ditemukan di Perairan Sebatik

Tim gabungan kembali menemukan jasad korban korban tabrakan speedboat di perairan Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara,

Jasad Bocah Enam Tahun Ditemukan di Perairan Sebatik
YOUTUBE
Badan Kapal Tenggelam di Danau Toba Akhirnya Ditemukan Basarnas 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Tim gabungan kembali menemukan jasad korban korban tabrakan speedboat di perairan Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, perbatasan RI-Malaysia. Jasad tersebut merupakan anak-anak berusia sekitar enam tahun.

Demikian disampaikan Kapolda Kalimantan Utara, Brigadir Jenderal Indrajit, saat dihubungi Tribun, Minggu (1/7).
Indrajit menjelaskan, jasad bocah tersebut ditemukan petugas sekitar pukul 08.00 WITa.

"Bukan balita, tapi umurnya sudah sekitar enam tahun," ujar Indrajit.
Indrajit belum bisa memastikan identitas jasad bocah tersebut karena masih proses identifikasi.

Yang jelas, dengan bertambahnya temuan jasad tersebut, maka sejauh ini telah ditemukan 19 orang penumpang korban tabrakan speedboat tersebut. Sebanyak enam orang ditemukan ditemukan petugas dalam kondisi telah meninggal. Sementara, 13 orang lainnya ditemukan selamat dan sebagian mengalami luka-luka.

Hingga kini, tim gabungan dari Basarnas, Polairut Polda Kalimantan Utara, TNI AL, dan Polres Nunukan masih mencari satu orang lainnya yang masih hilang, yaitu motoris atau pengemudi kapal tersebut.

"Semua sudah diperiksa. Penyelidikan masih berjalan. Tinggal satu lagi yang masih hilang, motorisnya itu," kata Indrajit.

Tabrakan speedboat terjadi di perairan perbatasan RI-Tawau, tepatnya di Sungai Nyamuk, Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Jumat (26/6) pukul 19.00 WITa.

Speedboat bermesin 200 PK yang berangkat dari Tawau menuju Sebatik itu mengangkut sekitar belasan penumpang yang diduga TKI ilegal. Speedboat tersebut mengalami tabrakan dengan sebuah speedboat yang diduga dari Filipina.

Saat itu, tabrakan dua speedboat tersebut mengakibatkan lima orang penumpang meninggal dan 13 orang penumpang lainnya ditemukan selamat dengan sebagian mengalami luka-luka.

Selain itu, dua penumpang masing-masing atas nama Olong dan penumpang anak-anak bernama Bastian (6) masih belum ditemukan.

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved