Breaking News:

Anak Menpora Dipukul Usai Teriak 'Gol': Jakmania Minta Maaf

Selebrasi usai Persebaya mencetak gol saat bertemu Persija di stadion PTIK, Jakarta berujung kepada pemukulan.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
tribunnews
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi saat membukan acara journalist games yang diadakan oleh Kemenpora pada 8 & 9 Desember 2017 lalu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Selebrasi usai Persebaya mencetak gol saat bertemu Persija di stadion PTIK, Jakarta berujung kepada pemukulan. Anak Menpora Imam Nahrawi pun menjadi korbannya.

Ia dipukul oleh oknum suporter Persija sesaat setelah melakukan selebrasi gol.
Insiden pemukulan anak Menpora itu terekam dalam video yang kemudian beredar luas di media sosial. Video itu pertama kali diunggah oleh akun @extragreentime pada Kamis, 28 Juni 2018.

Dalam video itu tergambar jelas detik-detik ketika anak Menpora menerima pukulan di bagian kepala dari seorang Jakmania. Insiden pemukulan itu bermula ketika terjadi keributan usai terjadinya gol yang dicetak pemain Persebaya Rishad Fauzi ke gawang Persija pada menit ke-20. Salah seorang suporter Persebaya yang biasa disapa Bonek ikut merayakan selebrasi gol tersebut di tribun penonton yang kemudian memicu kemarahan Jakmania yang juga berada di tempat yang sama.

Jakmania yang jumlahnya lebih banyak kemudian meminta bonek tersebut meninggalkan tribun. Entah apa penyebabnya, anak Menpora yang mengenakan kaos dan topi berwarna hijau yang dipakai terbalik dan sedang berjalan di tribun tiba-tiba didekati seorang Jakmania bertopi hitam yang mengenakan kostum Persija.

Pria tersebut kemudian melayangkan pukulan ke arah kepala anak Menpora tersebut. Anak Menpora yang terkena bogem mentah itu terlihat goyang setelah terkena pukulan.

Kemudian seorang pria berbaju putih yang diduga ajudan anak Menpora sontak menghampiri pelaku pemukulan tersebut, namun kemudian dipisahkan oleh sejumlah orang yang diduga Jakmania lainnya.

Jadi Tersangka

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan telah ditetapkannya HP sebagai tersangka. Argo mengatakan HP dikenakan pasal terkait penganiayaan ringan. HP diketahui adalah pelaku pemukulan terhadap anak Menpora Imam Nahrawi.

"Iya sudah tersangka, (dikenakan) pasal 352 KUHP tentang penganiayaan ringan," ujar Argo.

Meski sudah tersangka, Argo mengatakan HP tidak akan ditahan. Hal itu terjadi lantaran ancaman hukuman yang dikenakan kepada HP dibawah 5 tahun penjara.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved