Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Salak Bali untuk Mahathir: Salat Jumat Bareng Jokowi di Istana Bogor

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa pertemuan Ketua Umum Partai PDI Perjuangan

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (kanan) didampingi Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato Seri Zahrain Mohamed Hashim (kiri) disambut Ketua Bapilu PDI-P Puan Maharani (dua kanan) dan bakal calon presiden dari PDI-P Joko Widodo, saat berkunjung ke kediaman Megawati Soekarnoputri, di Teuku Umar, Jakarta, Senin (14/4/2014). Menurut Mahathir, kunjungannya tersebut hanya silaturahmi antara sahabat lama yang dulu pernah memimpin negaranya masing-masing. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa pertemuan Ketua Umum Partai PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad berjalan lancar selama 30 menit.

Bahkan, menurut Hasto, Megawati membawakan salak bali untuk Mahathir Mohamad. "Salak Bali merupakan salah satu kegemaran Pak Mahathir Mohamad," ujar Hasto.

Selain itu, Megawati juga memberikan selamat kepada Mahathir Mohamad setelah terpilih kembali sebagai Perdana Menteri Malaysia. "Secara bersenda gurau, Bu Mega juga menanyakan bagaimana strategi Pak Mahathir Mohamad sehingga bisa terpilih kembali," tambah Hasto.

PM Malaysia Mahathir Mohamad tiba di Indonesia Kamis(28/6) di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Presiden Joko Widodo langsung menyambut kedatangan Mahathir di Bandara.

Keesokan harinya, Mahathir dan Jokowi melakukan pertemuan di Istana Bogor, Jawa Barat. Mahathir tiba di Istana Bogor pukul 10.15 WIB. Mahathir turut didampingi istri, Siti Hasmah Mohd. Ali. Dalam penyambutan, Jokowi juga didampingi istri Iriana Widodo, Menko Polhukam Wiranto, Menlu Retno LP Marsudi, Menaker Hanif Dhakiri dan Mensesneg Pratikno.

Begitu mobil kenegaraan yang ditumpangi Mahathir tiba, Jokowi dan Iriana kompak menyambut. Kedatangan Mahathir disambut hangat Jokowi di Istana Bogor. Sejumlah anak-anak berpakaian adat khas daerah Indonesia berjejer untuk menyambut perdana menteri berusia 92 tahun itu. Sejumlah pasukan Paspampres berkuda dan marching band juga menyemarakkan sambutan kedatangan Mahathir.

Usai sambutan kenegaraan, Jokowi mengajak Mahathir untuk mengisi buku tamu kenegaraan dan berbincang di beranda Istana Bogor. Keduanya tampak akrab saat berbincang bersama.

Tak lupa, Jokowi dan Mahathir juga menanam pohon Meranti di halaman Istana Bogor. Usai menggelar pertemuan bilateral, Presiden Joko Widodo dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menunaikan ibadah Salat Jumat di masjid kompleks Istana Presiden Bogor, Jawa Barat.

Sejumlah menteri kabinet kerja turut berada dalam saf Salat Jumat itu, di antaranya Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Bahas TKI dan Perbatasan

Dalam pertemuan Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad membahas soal perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan perbatasan kedua negara. "Kami menitipkan untuk perlindungan bagi TKI yang berada di Malaysia," tutur Jokowi.

Sementara terkait Laut Cina Selatan, kata Jokowi, pemerintah Indonesia dan Malaysia telah berkomitmen untuk segera menyelesaikan perbatasan kedua negara melalui dialog yang mengedepankan hukum internasional. Secara terpisah, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan, perbatasan negara Indonesia dengan negara lain, paling banyak dengan Malaysia baik itu darat maupun maritim.

"Karena itu, perlu upaya intensif untuk segera mengintensifkan negosiasi supaya ada hasilnya, beberapa titik garis yang sudah disetujui, kita usulkan untuk diformalkan sehingga akan kelihatan mana yang selesai, mana yang belum," papar Retno yang turut mendampingi Presiden Jokowi.

Persoalan TKI di Malaysia, kata Retno, Presiden Jokowi mengusulkan adanya satu kesepakatan mengenai penempatan dan perlindungan, serta perlu diperhatikanya anak-anak TKI dalam dunia pendidikan. "Tadi bicara mengenai pendidikan, hak anak-anak tenaga kerja kita dan Tun Mahathir sudah menyampaikan terbuka positif, nanti akan dilanjutkan secara detailnya seperti apa," ucap Retno.

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad juga sempat membahas rencana menghidupkan kembali proyek yang pernah diusulkannya berupa mobil Malaysia-Indonesia untuk pasar ASEAN. Menurut Mahathir, ide itu lahir ketika ia menguji mobil Proton di Malaysia pada Februari 2015.

Ketika itu Presiden Indonesia Joko Widodo juga mengajak Presiden Jokowi duduk disampingnya."Saya tidak lagi Perdana Menteri kemudian," katanya.

Mahathir menjadi Perdana Menteri Malaysia dari 1981 hingga 2003. Kemudian ia menjadi Perdana Menteri untuk kedua kalinya pada 10 Mei 2018.

"Saya mengendarai mobil pada kecepatan 180 km per jam di sirkuit balap Sepang. Presiden (Joko Widodo) tidak mengeluh sama sekali (ketika mobil melaju pada kecepatan itu)," kata Mahathir saat konferensi pers dengan Jokowi.
Jokowi pun mengingat pengalaman uji coba tersebut ketika ia berbicara sebelum Mahathir, pada konferensi pers. Jokowi mengakui dirinya tidak khawatir saat itu karena orang di belakang kemudi adalah Mahathir.

"Saya tidak takut karena sopirnya adalah Mahathir," kenang Jokowi.
PM Mahathir langsung kembali pulang ke Malaysia usai bertemu Presiden Jokowi. Dilepas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, pesawat yang ditumpangi Mahathir terbang siang hari pukul 14.00 WIB.

Sebelumnya, Anies sempat melakukan peninjauan venue dan rapat Asian Games sejak pagi bersama dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Kedatangan Mahathir Mohamad ke Jakarta Kamis kemarin disambut langsung Presiden Jokowi dan merupakan yang pertama kalinya Mahathir datang ke Indonesia usai dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia Mei lalu. (Tribun network/mal/sen/wly)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved