Keluarga Korban: Itu Jaket Adik Saya

Ryan Afandi, keluarga korban KM Sina Bangun mengenali satu jenazah bocah kecil yang terekam kamera Remotely Operated Vehicle.

Keluarga Korban: Itu Jaket Adik Saya
YOUTUBE
Badan Kapal Tenggelam di Danau Toba Akhirnya Ditemukan Basarnas 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Ryan Afandi, keluarga korban KM Sina Bangun mengenali satu jenazah bocah kecil yang terekam kamera Remotely Operated Vehicle (ROV) di dasar Danau Toba pada Kamis kemarin. Dari postur tubuh hingga jaket warna merah yang dikenakan, Ryan meyakini jenazah tersebut adalah adik bungsunya, Dika Ferdian (9).

Hal itu disampaikan Ryan Afandi kepada Tribun Medan (Tribun Network) pada Jumat (29/6).

Ryan Afandi atau disapa Fandi merasa yakin 100 persen, bahwa yang terekam petugas gabungan menggunakan perangkat robot ROV adalah adiknya yang paling kecil. "Yakin sekali itu dia. Itu benar memang jaket adik saya warna merah, sepatunya juga, pakaian lainnya juga begitu. Itu jaket dia sudah lama mamak yang beli," ungkapnya.

Fandi mengaku tidak pernah ada firasat apa-apa sebelum temuan sosok mayat yang diduga adiknya ini. Bahkan ia merasa sudah pasrah dan ikhlas dengan tragedi perih ini.

"Mau bagimana lagi? Sudah benar-benar pasrah. Saya di Binjai saja lah ini, karena kalau pun semua keluarga ditemukan harus dites DNA lagi, ke sana (Posko Evakuasi) pun saya pergi sudah tak ada guna lagi. Harapan saya terakhir semoga semuanya keluarga bisa ditemukan, biar bisa dimakamkan semua," katanya.

Fandi menceritakan, keluarga besarnya menjadi penumpang KM Sinar Bangun pada hari kejadian kapal nahas tersebut tenggelam, Senin (18/6) sore.

Keluarga Fandi yang menjadi korban di antaranya ayahnya, Burhanuddin (48); ibunya, Fahrianty (47) beserta empat adiknya yakni Dede Handriam (23), Neneng Nur Ainun (19), Maya Oktavianty (17), Dika Ferdian (9) dan saudara iparnya Yani (20). Mereka berasal dari Binjai.

Sejak hari Lebaran Idul Fitri, keluarga Fahriyanti pergi liburan dengan bertouring sepeda motor dengan jalur mutar mereka dari Karo-Dairi-Samosir-Simalungun. Sebelum menumpangi KM Sinar Bangun untuk menyeberang, mereka sempat ke Belawan.

Sebagaimana foto yang dikirimkan, saat hari keberangkatan adik Fandi, Dika, mengenakan jaket merah, celana panjang dan sepatu. Ibunda Dika,

Menurut Fandi, ibundanya, Fahriyanti telah lebih dulu ditemukan dengan kondisi meninggal di Danau Toba. Jenazah ibundanya telah dimakamkan.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved