Polisi Aceh Tangkap Terduga Bandar Judi Bola di Rumahnya

Kasus judi sepak bola pertama di Indonesia yang terungkap selama perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia.

Polisi Aceh Tangkap Terduga Bandar Judi Bola di Rumahnya
thikstockphotos
ilustrasi rupiah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polisi menangkap seorang pria di Kota Lhokseumawe, Aceh, karena diduga menjadi agen judi sepak bola online terkait piala dunia.

Polisi meringkus Pria berinisial J (31) karena melakukan tindakan ilegal menurut peraturan daerah atau qanun syariat Islam yang berlaku di Aceh.

Kasus dugaan perjudian online di Lhokseumawe ini merupakan kasus judi sepak bola pertama di Indonesia yang terungkap selama perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia.

"Masyarakat memberitahu kita ada perjudian jenis bola yang dikoordinir oleh terduga," kata Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Budi Nasuha Waruwu, kepada BBC Indonesia, Selasa (26/06).

Terduga merupakan agen atau perantara antara masyarakat dengan bandar judi berinisial P yang saat ini menjadi buronan kepolisian setempat.

"Kita saat ini mengejar P untuk mengetahui ke mana uang itu disetorkan," tambah Budi Nasuha. Diduga P yang berhubungan langsung secara online dengan jaringannya.

Dari terdakwa, polisi menyatakan telah menyita antara lain uang sebesar Rp1,6 juta, dua unit telepon genggam, serta nama orang-orang yang diduga terlibat dalam praktek ilegal di Indonesia ini.

Hasil pemeriksaan tim penyidik menyebutkan terduga pelaku mengaku dapat mendapatkan keuntungan sebesar Rp5 juta setiap malam.

"Itu tidak dari satu orang, tapi dari banyak orang. Ada yang pasang Rp1 juta, ada yang pasang Rp100 ribu, dan jika dikumpulkan, omzetnya dapat sekitar Rp5 juta," ungkapnya.

Menurut Budi Nasuha, pelaku juga mengaku pola perjudian itu didasarkan siapa yang menang dan skor akhir beberapa laga Piala Dunia 2018. "Setiap ada pertandingan, dia buka taruhannya." (*)

Tags
Banda Aceh
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved