Tiga Pegawai Dishub Tersangka: 164 Penumpang Masih Hilang di Danau Toba

Polda Sumatera Utara menetapkan empat tersangka kasus tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun di Danau Toba

Tiga Pegawai Dishub Tersangka: 164 Penumpang Masih Hilang di Danau Toba
Google
KM Sinar Bangun tenggelam di danau toba 

Ia menambahkan, Kemenhub sudah membentuk tim ad hoc untuk mengawasi layanan angkutan di Danau Toba. Tim itu akan diisi anggota dari Kememhub dan bekerja sama dengan KNKT dan Polri. Budi mengatakan pejabat eselon 2 atau eselon 3 akan memimpin tim tersebut.

KM Sinar Bangun yang diperkirakan mengangkut lebih 200 penumpang karam di perairan Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumut, pada Senin sore, 18 Juni 2018. Kapal tersebut tenggelam saat berlayar dari Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir, menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Pada saat kejadian kondisi cuaca buruk. Sementara kapal tersebut mengangkut melebihi kapasitas 45 orang.

164 Penumpang Masih Hilang

Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Medan,  Budiawan selaku Ketua Tim Pencarian mengungkapkan berdasarkan hasil verifikasi, sebanyak 24 penumpang KM Sinar Bangun telah ditemukan. Ada sebanyak 21 penumpang ditemukan dalam keadaan selamat dan tiga penumpang ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia. Sementara itu, 164 korban masih dalam pencarian.

"Data korban ditemukan 24 orang termasuk ABK (anak buah kapal). Tiga meninggal dunia. Sementara, hasil koordinasi 164 masih hilang," ujarnya saat memberikan rilis di depan Posko Basarnas di Dermaga Tigaras, Kabupaten Simalungun.

Pemaparan fakta terbaru ini sekaligus merevisi data sebelumnya yang menyebut jumlah korban tenggelamnya KM Sinar Bangun sebanyak 206 orang, yakni 3 meninggal, 19 selamat dan dinyatakan 184 hilang.

Ia menjelaskan, perubahan jumlah daftar korban hilang ini dikarenakan banyak data yang ganda yang dilaporkan oleh keluarga korban di Samosir dan Simalungun. "Kesepakatan hasil verifikasi ada nama yang ganda, yang lapor di samosir dan lapor kembali di simalungun. Ada juga yang selamat, tapi tidak melapor. Maka kita lakukan veeifikasi maka dapat 164," jelasnya.

Sementara tentang penambahan jumlah daftar yang selamat yang sebelumnya 19 menjadi 21, Kanit Reskrim Polres Samosir Ipda Edy Syahputra mengungkapkan dua ABK plus seorang nahkoda masuk dalam daftar tersebut.

"Ada tiga orang petugas kapal yang masih hidup. Mereka ikut dalam kapal KM Sinar Bangun. Dua orang sudah diamankan. Satu lagi (Rider) masih dalam pencarian tapi selamat," ujarnya.

Ipda Edy menjelaskan ada empat orang petugas kapal yakni Tua Sagala (Nahkoda), Jepanya Aritonang, Jaya Sidauruk, dan Rider Malau. Dari empat tersebut, tiga dipastikan dalam keadaan selamat dan satu yakni Jaya masuk dalam korban hilang.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved