Pengusulan KEK Pariwisata Likupang Masih Mandek

Belum ada progres berarti untuk mewujudkan regulasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, Minahasa Utara.

Pengusulan KEK Pariwisata Likupang Masih Mandek
TRIBUNMANADO/RYO NOOR

Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Belum ada progres berarti untuk mewujudkan regulasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, Minahasa Utara.

Untuk mewujudkan KEK, masih banyak persyaratan yang harus dipenuhi

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Jenny Karouw mengatakan, pengusulan KEK bukan dilakukan oleh Pemprov Sulut melainkan Badan usaha.

"Saat ini masih upaya menyiapkan administrasi mengusulkan KEK. KEK diusulkan oleh badan usaha, bukan pemerintah daerah," kata dia, Senin (25/06/2018).

Ada beberapa group yang membentuk badan usaha yang akan mengusulkan Likupang jadi KEK, yakni Sintesa Group, Assa dan Casabayo.

"Mereka membentuk konsorsium dalam satu bendera dan akan ajukan (usulan KEK) ke pemerintah pusat," ungkapnya.

GM Hotel Peninsula, I Putu Anom Darnaya yang tergabung dalam Sintesa Group mengungkapkan KEK merupakan impian.

KEK akan menempati lahan kurang lebih 2000 Ha, kebetulan Sintesa Group punya lahan sekitar 600 Ha di lokasi yang direncanakan.

Meski begitu ia mengakui memang ada sejauh ini belum ada komunikasi intens antara Sintesa Group dengan Assa dan Casabayo

"Terus terang saya ikuti proses, kita sudah meeting 2017 mengenai wacana ini. Tapi sampai tahun kemarin kita masih jalan sendiri," ujar dia.

Salah satu proses yang sedang dilakukan yakni Analisa Mengenai Dampak Lingkungan.

Sintesa Group pun kata Putu siap melakukan investasi

"Sintesa sudah siap investasi kita ingin ingin berpartner, bersinergi untuk bersama sukseskan program ini," ujarnya.

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved