Kasus Proyek Pemecah Ombak Minut

JPU hanya Tuntut Robby Moukar 3 Tahun Penjara

Yang mulia sebelum sidang ditutup kami selaku penasihat hukum meminta ajar permintaan justice collaborator terhadap klien kami bisa dipertimbangkan

JPU hanya Tuntut Robby Moukar  3 Tahun Penjara
TRIBUN MANADO/NIELTON DURADO
Robby Moukar 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Berbeda  dengan terdakwa Steven Solang yang dituntut enam tahun penjara, terdakwa lain yakni Robby Moukar selaku kontraktor dalam proyek pembangunan tanggul pemecah ombak Desa Likupang Kabupaten Minhasa Utara (Minut) justru dituntut lebih rendah yakni tiga tahun.

Ketika Pingkan Gerungan, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tuntutannya, Robby tampak lega dan tersenyum ke arah penasehat hukum (PH) Reynald Pangila, Senin (25/6/2018) di Pengadilan Negeri (PN) Manado.

"Yang mulia sebelum sidang ditutup kami selaku penasihat hukum meminta ajar permintaan justice collaborator terhadap klien kami bisa dipertimbangkan," ujar PH Robby Moukar Reynald Pangaila.

Ketua majelis hakim Vinvcentius Banar pun mengatakan akan mempertimbangkan permintaan tersebut.  "Nanti akan kami pertimbangkan, tapi saudara harus menyiapkan pledoi pada Jumat nanti," tegasnya.

Dalam persidangan Senin (25/6/2018), terdakwa Steven Solang menjadi yang pertama mendengarkan tuntutan dalam sidang lanjutan dugaan korupsi pembangunan proyek pemecah ombak Desa Likupang Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Senin (25/6/2018) di Pengadilan Negeri (PN) Manado.

Sebelum membaca tuntutan, tim jaksa penuntut umum (JPU) yakni Bobby Ruswin terlebih dahulu kronologi dari kasus korupsi pemecah ombak Desa Likupang Kabupaten Minut.

"Terdakwa Steven Solang tidak melakukan kontrol dalam pekerjaan ini meski dia tahu pekerjaan proyek tersebut ada orang lain yang mengerjakannya," kata Bobby. Terdakwa Steven ketika mendengarkan tuntutan tampak tegang.

Ia sesekali menyapu kacamatanya namun tetap terlihat tenang. Ia akhirnya dituntut 6 tahun penjara. (nie)

Penulis: Nielton Durado
Editor: Charles_Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved