Banyuwangi Sedang Musim Kemarau, Tapi Kok Bisa Banjir Bandang?

Ratusan rumah, lahan pertanian, dan sejumlah infrastruktur rusak dihantam banjir bandang

Banyuwangi Sedang Musim Kemarau, Tapi Kok Bisa Banjir Bandang?
istimewa
Pasca banjir bandang Banyuwangi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BANYUWANGI - Kabupaten Bayuwangi Jawa Timur, saat ini sedang memasuki bulan kemarau.

Namun tiba-tiba saja, pada Jumat (22/6) tiba-tiba banjir bandang melanda, ratusan rumah, lahan pertanian, dan sejumlah infrastruktur rusak dihantam banjir bandang.

Ternyata penyebab banjir karena hujan lebat tiba-tiba turun di kawasan Gunung Raung di Kecamatan Songgon.

Hujan deras mengakibatkan longsor dikawasan tyersebut, sejumlah pohon bertumbangan dan air tak bisa tertahan akibat hutan yang sudah menipis. Material longsor dan kayu gelondongan menyumbat aliran sungai

Banjir bandang pun terjadi di sepanjang Sungai Badeng, Sungai Binau, dan Sungai Kumbo

Pasca banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, langsung menyiapkan tenda pengungsi untuk para korban banjir bandang

Berdasarkan data BPBD Banyuwangi, 328 rumah rusak akibat banjir bandang dengan rincian 23 unit rusak berat (dua di antaranya tersapu banjir bandang), 80 unit rusak sedang—terendam lumpur 20 sentimeter hingga 1,2 meter, dan 225 unit rusak ringan. Tidak ada korban jiwa dalam bencana alam tersebut. (*)

Tags
Banyuwangi
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved