Pembunuh Sadis Anaknya Akan Dibebaskan, Ibu Ini Mohon Ungkap Lokasi Tubuh Dimakamkan

Seorang pembunuh terkenal yang memenggal kepala kekasihnya dan mencampakkan kepalanya di sungai akan melangkah bebas dari penjara.

Pembunuh Sadis Anaknya Akan Dibebaskan, Ibu Ini Mohon Ungkap Lokasi Tubuh Dimakamkan
MIRRO.CO.UK
Kathy Yeo (kiri) seorang pembunuh sadis dan Desiree (kanan) ibu korban pembunuhan Yeo 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang pembunuh terkenal yang memenggal kepala kekasihnya dan mencampakkan kepalanya di sungai akan melangkah bebas dari penjara.

Pembunuh ini akan bebas meskipun dirinya menolak untuk mengungkapkan lokasi tubuh korbannya.

Dikutip Tribunmanado.co.id dari laman Mirror.co.uk, Kathy Yeo dipenjara pada tahun 2000 karena pembunuhan mengerikan Christopher Mark Dorrian, 31 tahun, dalam kasus mengerikan yang mengejutkan Australia.

Yeo yang sekarang berusia 47 tahun, menembak mantan rekan kerjanya di kepala tiga kali, setelah pria itu mencoba mengakhiri hubungan mereka setelah hubungan singkat pada tahun 1997.

Kepalanya ditemukan tersapu dalam tas olahraga di dekat Sungai Cooks di Marrickville, Sydney.

Tubuhnya tidak pernah ditemukan.

Keluarga Dorrian telah memohon kepada mantan perawat psikiater untuk mengungkapkan likasi tubuh anak mereka, yang tetap menjadi misteri selama lebih dari 20 tahun.

Ibu Dorria, Desiree, secara tragis menjelaskan ke Australia's Nine Network , bagaimana dia dipaksa untuk mengubur kepala putranya yang meninggal dan tanpa mengetahui kebenaran di balik kematian yang masih menjadi misteri tersebut.

Otoritas Pembebasan Negara Bagian NSW telah mengkonfirmasi bahwa Yeo akan dibebaskan pada 13 Juli, meskipun kamapnye oleh putra Mark James untuk memperkenalkan aturan 'tidak ada tubuh, tidak ada pembebasan bersayarat'.

Seorang juru bicara dewan mengatakan, Yeo telah melakukan semua program yang sesuai untuk pembebasannya.

Dorrian telah ditembak tiga kali di tengkoraknya sebelum kepalanya putus, sebuah laporan otopsi terungkap.

Pengadilan memerintahkan Yeo untuk menjalani hukuman 24 tahun penjara untuk pembunuhan biadab itu, dan dia mendapat penangguhan 18 bulan.

Pemerinntah New South Wales mengatakan, akan menantang pembebasan Yeo dan bekerja sama dengan pengacara keluarga untuk membawa kasus ini ke Mahkamah Agung Australia.

"Komisioner Layanan Korektif menolak pembebasan bersyara tatas dasar pelanggar yang membutuhkan lebih banyak waktu dan papara program," menurut Menteri Pemasyarakatan David Elliot.

Penulis: Rine Araro
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved