Lumentut; Wajib Kawal dan Menangkan JS-Oke
Vicky Lumentut mengajak seluruh kader, pengurus partai Demokrat untuk bersama memilih James Sumendap-Jesaja Jocke Legi (JS-Oke)
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere
Mitra, Tribunmanado.co.id - Ketua DPD Partai Demokrat provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Vicky Lumentut mengajak seluruh kader, pengurus partai Demokrat dan masyarakat di Minahasa Tenggara (Mitra) untuk bersama memilih James Sumendap-Jesaja Jocke Legi (JS-Oke) pasangan calon (paslon) Bupati dan wakil bupati Mitra 27 Juni 2018 mendatang.
"Kami tak segan-segan memberikan sanksi sesuai dengan aturan partai, wajib kawal kalau ada diluar itu harus siap menerima sanksi," tegas Lumentut usai melantik pengurus dewan pimpinan cabang (DPC) partai Demokrat Kabupaten Mitra periode 2017-2022, di gedung Wale Wulan Lumintang, Jumat (22/6/2018).
Lumentut yang juga Wali kota Manado telah ingatkan agar mendukung JS-Oke, karena sudah secara struktural karena DPP Partai Demokrat sudah berikan rekomendasi sehingga mutlak harus dikawal Demokrat Mitra. Selain itu faktor mengapa Demokrat mendukung JS-Oke karena hubungan pertemanan antara Lumentut dan Sumendap yang sudah lama terjalin. "Saya tentunya punya tanggung jawab moral untuk kawal perjuangan sahabat saya yang akan ikut Pilkada," tambahnya.
Dia menegaskan yang utama dalam proses dukungan partai Demokrat ke paslon JS-Oke melalui pendekatan struktur partai dari DPC hingga ke anak ranting, dengan menugaskan semua pengurus kader dan simpatisan Demokrat Mitra untuk kawal keputusan ketua umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.
"Mengenai pemberian sanksi bagi yang tidak mendukung, ada tahapannya sesuai dengan tingkat kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan," tegasnya.
James Sumendap calon bupati Mitra yang didukung partai Demokrat mengatakan, kepada seluruh kader dan pengurus partai di Mitra agar mengikuti keputusan partai dalam mendukung di Pilkada Mitra nanti. "Bagi yang tidak mendukung, jangan harap akan terpilih sebagai anggota DPRD Mitra tahun 2019, saya 'iris'," tegas Sumendap.
Sumendap mengungkapkan proses dan mekanisme dirinya diusung Demokrat Mita sebagai calon Bupati, diluar dugaan bisa dicalonkan. Seperti diketahui Sumendap tidak mendaftar di Demokrat namun bisa dicalonkan.
"Saya berikan landasan yuridis formal yang bisa dipertanggung jawabkan kepada pengurus partai Demokrat, yaitu lembaga survey. Desember 2017 survey saya di dua lembaga survey Populi Center dan Indo Barometer di angka 82 persen, calon lainnya hanya 3 dan 4 persen," urainya.
Lanjut Sumendap dicalonkannya sebagai bupati Mitra dari Demokrat bukan soal suka tidak suka, karena sebagai politisi harus yakinkan pada semua partai dengan membawa hasil survey. "Ini bukan dua periode menjabat bupati melainkan persoalan Mitra jadi lebih baik," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/mitra_20180622_220843.jpg)