Wonni Menyesal Tidak Menjawab Panggilan Telepon Kakak

Sejumlah pakaian kering masih berada di jemuran teras rumah bercat merah tua di Jalan Achyar 48, Duren Sawit, Jakarta Timur

Wonni Menyesal Tidak Menjawab Panggilan Telepon Kakak
ANTARA FOTO/IRSAN MULYADI
Keluarga penumpang menangis saat menyaksikan proses pencarian penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara, Selasa (19/6/2018). KM Sinar Bangun yang mengangkut ratusan penumpang tenggelam di Danau Toba pada Senin sore, dengan dilaporkan 1 penumpang tewas, belasan selamat, dan ratusan lainnya masih dalam proses pencarian. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Sejumlah pakaian kering masih berada di jemuran teras rumah bercat merah tua di Jalan Achyar 48, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (21/6) siang. Pakaian-pakaian tersebut adalah milik keluarga Ledikson Nainggolan, korban Kapal Motor (KM) Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara pada Senin (18/6).

Adik Ledikson, Wonni Fredi menceritakan, ada 12 anggota Keluarga Besar Nainggolan (KBN) yang menjadi penumpang kapal naas tersebut pada saat kejadian. Lima orang di antaranya adalah keluarga Ledikson Nainggolan. Mereka terdiri dari Ledixon Nainggolan (51), Lilis Betty br Lubis (49) Bungaran Nainggolan (22), Nicholas Nainggolan (18) dan Astrid Nainggolan (19). Sementara, anggota keluarga yang lain tinggal di Medan, Sumatera Utara.

Wonni menceritakan, kakaknya, Ledikson sempat menelepon dirinya beberapa jam sebelum KM Sinar Bangun dikabarkan tenggelam. Ia sangat menyesal pada saat itu tak sempat mengangkat panggilan telepon dari kakaknya itu.

"Yah saya menyesal juga, kenapa saat itu enggak sempat angkat teleponnya. Mungkin dia ingin kasih tahu saya kalau dia sudah sampai di sana," kata Wonni saat ditemui di rumah Ledikson.
Ia mengaku tidak merasakan adanya firasat sebelum kejadian naas tersebut. Terakhir pertemuannya terjadi di rumahnya di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, pada 2 Juni 2018.

Saat itu, kakaknya datang untuk mengajak dirinya ikut pulang ke kampung halamannya di Siantar karena keluarga besarnya akan membuat perayaan peresmian tugu nenek moyangnya di Pulau Samosir atau Pesta Tugu. Menurut Wonni acara tersebut biasanya dihadiri oleh keluarganya dari satu nenek, satu kakek, dan satu marga.

Wonni mengatakan setelah acara di desa Hutatangga Pulau Samosir itu selesai, keluarga besar Nainggolan akan berangkat ke Siantar. Namun, Wonni harus menolak ajakan kakaknya itu karena harus mengurus administrasi salah anaknya yang hendak masuk ke tingkat SMA dan Perguruan Tinggi.

Ia mengatakan kepada kakaknya akan pulang kampung pada tanggal 18 Juli 2018 nanti karena bertepatan dengan adanya kerabat di Siantar yang menikah.
"Nanti memang kita ada lagi acara di bulan Juli tanggal 18 pernikahan. Nanti di situ ajalah kita berangkat sama-sama," kata Wonni yang masih memakai seragam kerjanya.

Ia mengatakan saat ini 80 persen keluarga Ledixon dari Jakarta telah berangkat ke Danau Toba untuk memantau pencarian seluruh keluarga Ledixon yang belum ditemukan. Bahkan keluarga besar Nainggolan telah membuat posko tersendiri di Pulau Samosir. Dari foto yang dikirimkan oleh keluarga Nainggolan di sana terlihat sejumlah pemuda tengah memegang spanduk bertuliskan Posko Keluarga Besar Nainggolan (KBN) di depan sebuah ambulans.

Selain itu tampak juga beberapa perempuan keluarga Nainggolan yang tengah duduk di atas kardus bekas air kemasan tengah duduk sambil tertunduk sambil menunggu keluarganya ditemukan. Ia mengatakan bahwa salah satu dari perempuan yang di dalam foto tersebut adalah kerabat Ledixon dari Pekanbaru.

Sebelum berangkat ke Pulau Samosir ,Wonni mengatakan bahwa keluarga besarnya yang berada di Jakarta sudah sempat mengadakan doa keselamatan bagi Ledixon. Wonni mengatakan keluarga besarnya yang berada di Jakarta berjumlah sekitar 13 kepala keluarga. Acara pertama dilaksanakan di gereja HKBP pada Selasa (19/6) dan doa bersama kedua dilaksanakan di rumah Ledixon pada Rabu (20/6).

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved