Inilah Penegasan Kapolres Bitung Terkait Perampokan Terhadap Sopir di SPBU Manembo-nembo

Polres Bitung masih terus memburu pelaku kasus perampokan terhadap Jaenal, warga Gorontalo yang terjadi SPBU Manembo-Nembo

Inilah Penegasan Kapolres Bitung Terkait Perampokan Terhadap Sopir di SPBU Manembo-nembo
ALPEN MARTINUS
AKBP Philemon Ginting SIK Kapolres Bitung 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Polres Bitung masih terus memburu pelaku kasus perampokan terhadap Jaenal, warga Gorontalo yang terjadi SPBU Manembo-Nembo, Selasa dini hari.

"Kami sementara melakukan penyelidikan lebih lagi, ada pelaku yang sudah diketahui identitasnya, dan sementara dilakukan proses untuk penangkapan," jelas AKBP Philemon Ginting SIK MH, Kapolres Bitung, Rabu (20/6).

Ia menjelaskan, apa yang dilakukan para pelaku sangat membahayakan lantaran diduga menggunakan senjata tajam.

Baca: Ini Penegasan Kepala BKPPD Bitung untuk ASN yang Tak Hadir Apel Perdana

"Ini sudah meresahkan masyarakat kalau sudah terjadi penodongan seperti itu, dan kami sementara bertindak untuk menangkap pelakunya," ujar dia.

Jangan sampai mereka melakukan hal yang sama di Kota Bitung, tanpa ada penindakan.
"Kalau sudah tertangkap, kami akan informasikan, sebab ini sudah meresahkan masyarakat juga," ucapnya.

Ia mengatakan, upaya penangkapan dan penyelidikan dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Bitung.
"Kami berupaya agar secepatnya para pelaku bisa dibekuk, agar tidak meluas aksi mereka," jelasnya.

Seperti diberitakan, korban Jaenal, sopir Manado- Gorontalo, yang kebetulan hendak mengambil penumpang di Bitung.

Saat itu dirinya istirahat di SPBU lantaran kelelahan dan suasana masih ramai. "Saya pikir kalau istirahat di SPBU aman, jadi saya parkir untuk istirahat," jelasnya.

Saat beristirahat ia merebahkan kursinya, dan sempat bangun, namun lantaran masih malam ia kemudian tidur lagi.

Namun saat bangun kedua kalinya saat sudah subuh, ia terkejut pintu mobilnya sudah terbuka di depan dan di tengah.

"Saya ditodong menggunakan pisau dua di bagian dada dan saya diminta untuk menyerahkan dompet," jelasnya.
Mereka juga sempat mengacak-acak dalam mobil korban.

"Mereka bilang jangan lapor siapa-siapa, mereka ingat plat nomor kendaraan saya, mereka mengancam akan membunuhnya saya," jelas dia.

Ia sempat berteriak, namun tak ditanggapi lantaran dikira temannya sedang bercanda.
Beruntung saat itu ada mobil yang datang di belakang mobil korban, para pelaku yang diperkirakan tiga orang tersebut langsung lari ke arah Manado.

Akibat kejadian tersangka, uang Rp 1,5 juta, dua telepon genggam miliknya raib digondol para pelaku.
Jaenal pun melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bitung yang langsung melakukan tindak lanjut. (amg)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved