Minimnya Fasilitas Kesehatan di Daerah

150 Warga BMR Meninggal Dunia di Jalan Saat Rujuk ke RSUP Kandou pada Setiap Tahunnya

RSUP Kandou Manado masih menjadi tempat rujukan akhir seluruh RS di Sulawesi Utara.

150 Warga BMR Meninggal Dunia di Jalan Saat Rujuk ke RSUP Kandou pada Setiap Tahunnya
Istimewa
Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw 

TRIBUNMANADO.CO.ID - RSUP Kandou Manado masih menjadi tempat rujukan akhir seluruh RS di Sulawesi Utara.

Bahkan pasien darurat dari Bolmong Raya yang harus menempuh 4-6 jam perjalanan ke Kota Manado terpaksa merujuk ke RSUP Kandou karena di daerah Bolmong Raya belum ada RS rujukan secara regional.

Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw mengungkapkan, jarak tempuh yang jauh ini menjadi kendala sehingga tidak sedikit pasien yang harus meregang nyawa

Sesuai data Pemprov Sulut sedikitnya 150 orang tiap tahun meninggal di jalan karena terlalu jauh untuk merujuk pasien.

"Setiap tahun orang mati di jalan 145 orang kemudian orang sakit dari BMR bawa ke Malalayang ada banyak sekali," kata dia, pada Selasa (19/6/2018).

Solusinya pemerintah bangun RS rujukan regional di Kotamobagu. Jadi pasien Bolmong Raya bisa dirujuk ke RS Kotamobagu ini.

"Makanya kita buat rumah sakit bagus di Kotamobagu, provinsi akan back up full supaya akhir tahun rumah sakit ini bisa di nikmati rakyat," kata dia.

Steven mengatakan, untuk membangun RS Kotamobagu, Pemprov Sulut sudah melakukan kolaborasi dengan Pemerintah Kotamobagu, sedikitnya Rp 40 miliar dikucurkan untuk membantu penyediaan fasilitas pada RS

Secara resmi pemerintah pun menyerahkan 15,5 miliar di antaranya, pada Juni 2018 lalu.

Dana itu dikucurkan untuk menambah fasilitas kesehatan RS Kotamobagu, namun dana dikucurkan secara bertahap

RS untuk rujukan ini kata Steven sudah menjadi road map gubernur Olly Dondokambey. Hal ini diwujudkan lewat pembangunan sesuai kluster, jika kepulauan cluster pendidikan, maka Bolmong raya cluster kesehatan.

"Rumah sakit rujukan mahal nilainya ratusan miliar, sehingga tak usah mimpi disetiap kabupaten ada rumah sakit tipe A. Di Boltim, Bolmut, Bolsel dan Bolmong buat aja rumah sakit tipe C nanti tipe A di Kotamobagu tidak usah ikut buat seperti di Kotamobagu yang sudah jadi target pemprov jadi Rumah sakit rujukan," kata Steven.

Meski begitu, saat ini RS Kotamobagu masih berstatus tipe C, Pemerintah berupaya untuk meningkatkannya menjadi tipe B dengan menambah fasilitas dan tenaga medis.

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved