KTT Singapura

Cina Desak Dunia Cabut Sanksi Terhadap Korut

Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un telah memilih terbuka dengan dunia luar. Sebuah era baru setelah 62 tahun

Cina Desak Dunia Cabut Sanksi Terhadap Korut
afp
Presiden China Xi Jinping 

 
TRIBUNMANADO.CO.ID, BEIJING - Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un telah memilih terbuka dengan dunia luar. Sebuah era baru setelah 62 tahun diisolasi. Termasuk harapan pemulihan ekonomi akan terjadi di negeri Gingseng itu.

Cina mengusulkan dilakukannya pengurangan sanksi terhadap Pyongyang, beberapa jam usai dilangsungkannya pertemuan bersejarah antara Presiden AS Donald Trump dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un.

Pernyataan tersebut disampaikan juru bicara kementerian luar negeri Cina, Geng Shuang, tak lama setelah berakhirnya pertemuan bersejarah yang dipuji Menteri Luar Negeri Wang Yi.

"Resolusi relevan yang telah disahkan Dewan Keamanan PBB menetapkan bahwa penyesuaian sanksi harus dilakukan sesuai dengan situasi bagaimana Korea Utara telah menerapkan perjanjian, termasuk menangguhkan atau menghapus sanksi yang relevan," kata Geng.

Ditambahkan Geng, Cina selalu mengimplementasikan sanksi PBB dengan cara yang ketat dan sungguh-sungguh.

 
"Cina percaya, tindakan yang diambil Dewan Keamanan PBB harus mendukung dialog diplomatik saat ini dan upaya dalam kemajuan menuju denuklirisasi Semenanjung Korea," imbuh dia.

Para analis sepakat, penerapan sanksi ekonomi dan keuangan yang ketat terhadap Korea Utara telah memainkan peranan besar dalam mempengaruhi langkah diplomatik Korea Utara yang tiba-tiba selama enam bulan terakhir, setelah provokasi nuklir yang berulang-ulang.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Wang mengatakan menyambut dan mendukung pertemuan puncak antara AS dan pemimpin Korea Utara, mengharap kedua negara dapat mencapai konsensus untuk mencapai denuklirisasi.

"Fakta bahwa Trump dan Kim dapat duduk bersama dan berbicara dalam posisi yang setara memiliki arti penting dan positif, serta menciptakan sejarah baru," kata Wang dilansirSCMP.

"Pada saat yang sama, perlu ada mekanisme perdamaian untuk kawasan semenanjung, untuk menyelesaikan masalah keamanan Korea Utara yang masuk akal," tambahnya.

Namun Presiden AS Donald Trump, dalam konferensi pers usai pertemuan dan penandatanganan kesepakatan dengan Kim, menyebut sanksi akan tetap diberlakukan kepada Korea Utara hingga denuklirisasi sudah benar-benar dilakukan. *

Artikel ini telah dimuat di kompas.com dengan judul: Cina Usulkan Pengurangan Sanksi Internasional terhadap Korut

Editor: Lodie_Tombeg
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved