Idulfitri 1439 H

Sambut Kemenangan, Inilah Lafal Bacaan dan Hukum Takbiran Menyambut Hari Raya Idulfitri

Umat muslim biasa menggelar malam takbiran untuk menyambut datangnya hari raya.

Sambut Kemenangan, Inilah Lafal Bacaan dan Hukum Takbiran Menyambut Hari Raya Idulfitri
ISTIMEWA
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Umat muslim biasa menggelar malam takbiran untuk menyambut datangnya hari raya.

Takbiran di Indonesia merujuk pada aktivitas yang biasa dilakukan umat muslim untuk mengucapkan kalimat takbir (Allahu Akbar) secara bersama-sama.

Lebih spesifik lagi, aktivitas ini merujuk pada aktivitas perayaan mereka pada malam hari dalam menyambut datangnya Idul Fitri dan Idul Adha.

Dilansir dari NU Online, pada dasarnya membaca takbir adalah sebagian dari bacaan zikir.

Oleh karena itu tidak ada larangan dalam bertakbir selama masih dalam batas kewajaran.

Karena dengan bertakbir itu seseorang akan ingat kepada keagungan Allah Sang Pencipta.

Sesuai petunjuk aturan pembacaan takbir, ada dua macam takbir, yakni takbir mursal dan takbir muqayyad.

Takbir mursal adalah pembacaan takbir yang tidak terikat waktu, karena dianjurkan sepanjang malam.

Seperti takbir di malam Idul Fitri dan Idul Adha.

Adapun takbir muqayyad adalah takbiran yang terbatas pada waktu, seperti pembacaan takbir setiap selesai salat lima waktu selama Idul Adha dan hari tasyrik, 11,12 dan 13 dzulhijjah.

Halaman
12
Tags
Idulfitri
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved