KTT Singapura

Israel: Jika Kesepakatan Trump-Kim Dihargai di Eropa tapi Ditentang Jepang Korsel

Dalam sebuah pembicaraan dengan Forum Global AJC di Yerusalem, Perdana Menteri Benyamin Netanyahu menggunakan

Israel: Jika Kesepakatan Trump-Kim Dihargai di Eropa tapi Ditentang Jepang Korsel
afp
Benjamin Netanyahu 

TRIBUNMANADO.CO.ID, YERUSALEM - Dalam sebuah pembicaraan dengan Forum Global AJC di Yerusalem, Perdana Menteri Benyamin Netanyahu menggunakan contoh pertemuan puncak Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Singapura untuk menyinggung kasus kesepakatan nuklir Iran.

“Kita semua tahu bahwa dalam dua hari, Presiden Trump akan bertemu dengan Kim Jong Un. Seluruh dunia berdoa untuk keberhasilan KTT ini, ” kata Netanyahu dikutip timesofisrael, Minggu (10/6).

“Bayangkan Presiden Trump kembali dengan beberapa kesepakatan, dan Inggris, Prancis dan lainnya di Eropa menyambut baik kesepakatan itu. Jepang dan Korea Selatan menentangnya.”

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un (AFP/Mandel Ngan and Ed Jones)

“Itulah yang terjadi dengan kesepakatan Iran. Kesepakatan ini disambut oleh banyak orang yang tidak berada dalam jangkauan rudal Iran. Namun Israel dan negara-negara Arab menentangnya.”

“Saya pikir, ketika saya memberi tahu teman-teman saya di Eropa minggu ini, ketika orang-orang Israel dan Arab menyepakati sesuatu - perhatikan! Mereka pasti tahu sesuatu! Kami berkomitmen untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.” *

Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved