Bolehkah Bayar Zakat Fitrah di Bulan Ramadan dengan Uang? Ini Penjelasannya

Zakat fitrah hukumnya wajib bagi umat Muslim yang mampu. Pada prinsipnya, zakat fitrah haruslah dikeluarkan sebelum sholat idul fitri dilangsungkan.

TribunStyle/Kolase
Ilustrasi 

Besar zakat fitrah yang bisa dikeluarkan sebesar satu sha' atau setara dengan 2,5-3,5 kilogram beras, gandum, kurma, sagu, dan sebagainya tergantung dari jumlah konsumsi setiap harinya.

Namun, beberapa dari umat Muslim memilih untuk mengeluarkan zakat fitrah dalam bentuk uang.

Lalu bagaimana hukumnya?

Bisakah membayar zakat menggunakan uang?

Hukum membayar zakat dengan uang masih menuai perdebatan.

Ada sebagian pendapat yang memperbolehkan, tapi ada sebagian lagi yang tidak memperkenankan.

Pertama, pendapat yang memperbolehkan.

Ini adalah pendapat sebagian ulama seperti Imam Abu Hanifah, Imam Tsauri, Imam Bukhari, dan Imam Ibnu Taimiyah. (As-Sarakhsi, al-Mabsuth, III/107; Ibnu Taimiyah, Majmu’ al-Fatawa, XXV/83).

Dalil mereka antara lain firman Allah SWT ,”Ambillah zakat dari sebagian harta mereka.” (QS at-Taubah [9] : 103). Menurut mereka, ayat ini menunjukkan zakat asalnya diambil dari harta (mal), yaitu apa yang dimiliki berupa emas dan perak (termasuk uang).

Jadi ayat ini membolehkan membayar zakat fitrah dalam bentuk uang. (Rabi’ Ahmad Sayyid, Tadzkir al-Anam bi Wujub Ikhraj Zakat al-Fithr Tha’am, hal. 4).

Halaman
1234
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved