KTT Singapura

Susahnya Mengatur Kunjungan Kim Jong Un ke Singapura

Kemampuan Korea Utara dalam hal mengalihkan perhatian dan merahasiakan sesuatu terlihat jelas dalam perjalanan

Susahnya Mengatur Kunjungan Kim Jong Un ke Singapura
Kompas.com
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tiba di Bandara Changi, Singapura, pada Minggu (10/6/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SINGAPURA - Kemampuan Korea Utara dalam hal mengalihkan perhatian dan merahasiakan sesuatu terlihat jelas dalam perjalanan sang pemimpin Kim Jong Un ke Singapura, Minggu (10/6/2018). Tak kurang dari tiga pesawat terbang digunakan untuk penerbangan dari Pyongyang menuju Singapura.

Salah satu pesawat yang digunakan adalah "barang antik" Ilyushin 62M, pesawat buatan Uni Soviet pada 1960-an. Jet ini merupakan pesawat pribadi Kim yang dijuluki Chammae-1 sesuai nama burung nasional Korea Utara atau sering diplesetkan menjadi "Air Force Un".

Namun, meski jarang Pyongyang-Singapura masih berada di dalam jangkauan pesawat tua itu, banyak yang meragukan kemampuan pesawat antik tersebut.

Dan, ternyata meski pesawat kepresidenan itu tiba di Singapura, Kim Jong Un tidak berada di dalamnya. Dia malah menggunakan Boeing 747 milik Air China yang menggunakan nomor penerbangan CA122, kode standar rute Air China dari Pyongyang ke Beijing.

Setelah pesawat mengudara, nomor penerbangan kemudian diganti mejadi CA061 lalu mengarah ke selatan, ke Singapura. Setibanya di Singapura dan disambut Menlu Vivian Balakrishnan, Kim langsung diantar dengan konvoi 20 kendaraan, termasuk ambulans menuju ke dalam kota.

Ratusan warga Singapura yang memadati tepian jalan mencoba mengabadikan Mercedes Benz hitam berkaca gelap yang melintas. Padahal, sesuai aturan di Singapura tak diizinkan mobil menggunakan kaca gelap bahkan mobil perdana menteri sekalipun.

Di hotel St Regis, tempat Kim Jong Un menginap, puluhan fotografer dan reporter sudah menunggu. Jalan masuk menuju hotel ditutup dan sejumlah pot tanaman ditambah di lobi agar mengurangi pandangan dari luar hotel. 

Selain tiga foto resmi yang dirilis pemerintah Singapura, hingga kini belum ada lagi foto baru Kim Jong Un. Hotel St Regis berada di distrik diplomatik Singapura dan hanya sepelemparan batu dari kawasan belanja Orchard Road. Kim diyakini menginap di kamar presidential suite seluas 335 meter persegi di lantai 20 hotel tersebut.

Harga kamar itu tidak diekspos ke publik, tetapi kamar dengan fasilitas yang sama di New York dihargai denan tarif 35.000 dolar AS atau sekitar Rp 487 juta semalam.

Nah, siapa yang akan membayar tarif hotel tempat Kim Jong Un menginap masih menjadi misteri. Apalagi, perekonomian Korea Utara amat buruk setelah bertahun-tahun salah urus dan kini dijatuhi berbagai sanksi internasional.

Halaman
12
Editor: Lodie_Tombeg
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved