Stevanus Ucap KEK Harus Untungkan Masyarakat Minut
Rencana pembuatan KEK di Minut, Sulawesi Utara, ikut ditanggapi oleh pengamat Pemerintahan Unsrat Manado Stevanus Sampe PhD.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Rencana pembuatan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, ikut ditanggapi oleh pengamat Pemerintahan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Stevanus Sampe PhD.
Ketika dihubungi TribunManado.co.id, Sabtu (9/6/2018), Stevanus mengatakan KEK haruslah menguntungkan masyarakat Minut.
"Harus dilihat tujuannya untuk siapa, tapi yang terpenting harus menguntungkan masyarakat lokal," ujarnya.
Selain itu, ia mengatakan tak masalah jika pemerintah tak mau menarik biaya retribusi dari para wisatawan.
"Yang penting 90 persen pelaku usahanya harus masyarakat lokal. Karena itu tujuan dibukanya KEK," aku dia.
Ia juga mengingatkan hal yang harus dihindari adalah konflik sosial saat pembebasan lahan.
"Ini harus dicegah sejak awal, karena yang paling rawan dari pembangunan adalah pembebasan lahan," tandasnya. (Tribun Manado/Nielton Durado)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/manado_20180519_090520.jpg)