Ini Dampak Pasca-Banjir yang Dirasakan Warga Desa Dumagin B
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) pekan lalu membawa kerugian bagi para petani kelapa
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Banjir yang melanda Desa Dumagin B, Kecamatan Pinolosian Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) pekan lalu membawa kerugian bagi para petani kelapa.
Terutama areal perkebunan yang dekat dengan tebing sungai.
"Sebanyak 100 pohon kelapa tumbang akibat erosi sungai karena tekanan air banjir yang meningkat," ujar Sangadi (Kepala Desa) Dumagin B, Karmawan Makalalag, Selasa (5/6).
Selain kelapa, kata dia petani jagung juga melaporkan mengalami kerugian akibat banjir tersebut.
"Tanaman jagung tidak berbekas, semua musnah bersama banjir," ujarnya.
Sementara itu Halan Bangki, satu dari enam Kepala Keluarga (KK) yang mengalami kerugian tersebut mengatakan, tidak mampu berbuat apa-apa melihat tanamannya hanyut.
"Bahkan tanggul penahan arus air tidak mampu menahan banjir, tidak banyak yang bisa kami perbuat selain melaporkan kerugian," ujarnya.
Senada diucapkan oleh Puad Manoppo, Ahmad Makalalag, serta Jas Abubakar, petani kelapa yang merugi akibat banjir pekan lalu yang melanda desannya.
"Bukan cuma kelapa, buah kelapa juga semua dibawah arus banjir, tidak bisa diselamatkan," ujar Puad. (lix)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/bolsel_20180605_155306.jpg)