Tomohon Raih WTP 5 Kali Berturut-turut
Kota Tomohon meraih WTP secara lima kali beruturu-turut dibawah kepemimpinan Walikota Jimmy F Eman SE Ak, di Kantor BPK RI
Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Warstef Abisada
TRIBUNMANADO.CO.ID -- Keberhasilan yang luar biasa dicapai Kota Tomohon pada tahun 2018. Untuk pertama kalinya Kota Tomohon berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 5 kali berturut-turut dibawah kepemimpinan Walikota Jimmy F Eman SE Ak, di Kantor BPK RI, Senin (4/6/2018).
"Ini menjadi sejarah bagi Kota Tomohon, sebab menjadi satu-satunya daerah di Indnesia yang meraih WTP 5 kali berturut-turut dibawah pemimpin daerah yang sama yakni Pak Walikota Jimmy F Eman," kata Michael Josep, Kabag Humas Pemerintah Kota Tomohon disela-sela penyerahan opini WTP.
Opini WTP diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sulut Tangga Mulyaman Purba kepada Walikota Jimmy F Eman SE Ak dan Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Youddy Moningka.
Eman mengatakan, opini twraebut bisa dirahih dari hasil kerja keras dan kerja cerdas pemerintah, DPRD dan masyarakat serta pemerintah provinsi. "Saya mengajak kepada seluruh jajaran dan DPRD serta masyarakat agar bisa meraih WTP ke-6. Ada beberapa rekomendasi yang akan ditindaklanjuti dan diselesaikan untuk menjadikan pemerintah lebih baik kedepan," ungkapnya.
Youddy mengaku salut sengan kepemimpinan Walikota Jimmy Eman yang bisa mengelola pemerintah dengan baik sehingga mampu meraih opini WTP 5 kali berturut-turut. "Secara kelembagaan DPRD memberi apresiasi kepada Pak Walikota, sebab mampu meraih opini WTP," tuturnya.
Sejak menjadi anggota DPRD pada tahun 2009, Youddy mengatakan Tomohon pernah merasakan buruknya pengelolaan keuangan dan pemerintahan, sehingga tak pernah mendapat WTP. "Tahun 2009, Tomohon pernah hancur-hancuran, tapi sejak Pak Wali memimpin ada banyak perbaikan luar biasa dan hasilnya seperti ini, 5 kalu berturut-turut bisa meraih WTP. Ini jadi sejarah, sebab 5 kali meraih WTP berturut-turut di pemimpin yang sama," tegasnya.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan, koreksi yang disampaikan BPK tak boleh dilakukan lagi, sehingga tak menjadi temuan lagi. "Semua harus kerja gotong royong agar hasilnya optimal," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/manado_20180604_142700.jpg)