Torang Kanal - Jenifer: Ikut Beli Takjil

Jenifer Angela Hartoyo ikut menghargai umat muslim yang sedang berpuasa di tempat dia bekerja dengan cara ikut membeli takjil untuk berbuka

Torang Kanal - Jenifer: Ikut Beli Takjil
Ist
Jenifer Angela Hartoyo 

Laporan Wartawan Tribun Manado Handhika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID - KERUKUNAN antar umat beragama di Kota Manado Sulawesi Utara begitu erat. Semakin terasa pada saat Bulan Ramadan. Masyarakat non muslim begitu menghargai yang menunaikan ibadah puasa.

Jenifer Angela Hartoyo pun demikian. Untuk menghargai umat muslim yang sedang berpuasa di tempat dia bekerja, dia sampai menghilangkan kebiasaannya membeli cemilan.

"Biasanya di kantor saat sore hari saya suka beli cemilan. Di bulan puasa ini, saya menjadi jarang makan cemilan pada sore hari. Ini sebagai bentuk toleransi kepada mereka yang sedang menunaikan ibadah puasa," ujar dia kepada Tribun Manado, Rabu (30/5/2018) pagi.

Kata Gadis kelahiran Manado, 10 Juni 1993 ini banyak hal yang menarik di bulan puasa ini. Misalnya banyaknya penjual yang menawarkan aneka macam jajanan untuk berbuka puasa di sore hari.

Kata dia, setiap hari di bulan ramadan hampir setiap jalan di Boulevard, terlihat stand yang menjual sajian takjil.

"Saya pun juga sering mampir untuk membeli jajanan ini setelah pulang kantor. Selain itu juga saya pernah kumpul bersama dengan teman di area megamas untuk mencoba aneka takjil dan aneka jajanan lainnya sekalian reuni bersama, walaupun mereka tidak puasa," ujar dia.

Kata cewek yang tinggal di Dendengan Luar Kecamatan Paaldua ini, toleransi umat beragama itu adalah sikap seseorang dalam menghargai dan menghormati setiap tindakan atau tata cara beribadah yang dilakukan oleh orang lain.

Contohnya yang sudah saat ini dijalankan di Kota Manado dari tahun-tahun sebelumnya, saat umat Muslim melakukan Sholat Id, masyarakat Kristen ikut menjaga keamanan dan lalu lintas. Sehingga tidak mengganggu yang sedang beribadah.

Begitu pun disaat umat Kristen menjalankan ibadah natal di Gereja, umat Muslim yang menjaga keamanan disekitar.

"Itu sangat menunjukkan bahwa tali persaudaraan antar umat beragama di Kota Manado sangat erat. Besar harapan saya, kiranya toleransi antar umat beragama di Kota Manado semakin erat dan terus bertumbuh di hati masyarakat sehingga dapat menciptakan kota kita selalu aman dan nyaman bagi semua masyarakat. Karena Dari manapun asal suku kita, budaya, dan bahasa berbeda tetap torang samua basudara, torang samua ciptaan tuhan," ujar Marcom Executive Ibis Manado City Center Boulevard ini.

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Ferra Faradila Rizki
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved