Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kepsek Pinjam Uang Bayar THR Guru Honorer

Untuk beroleh Tunjangan hari raya (THR), para guru honorer hanya bisa berharap pada kemurahan hati para kepala sekolah tempat mereka mengajar.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUN MANADO/ARTHUR ROMPIS
SMP Negeri 1 Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Untuk beroleh Tunjangan hari raya (THR), para guru honorer hanya bisa berharap pada kemurahan hati para kepala sekolah tempat mereka mengajar.

Sayangnya, keuangan sekolah umumnya dalam keadaan buruk dikarenakan dana BOS belum cair.

"Kami hanya berharap ada terobosan dari Kepsek," kata seorang guru honorer sebuah SMP negeri di Manado yang enggan namanya disebut karena takut dipecat.

Sebut dia, Kepsek di sekolahnya mengajar janji mengupayakan THR bagi ia dan beberapa guru serta pegawai honorer lainnya
yang beragama Muslim.

Sebut dia, saat direkrut, ada perjanjian tak tertulis antara ia dan si kepsek perihal THR tersebut.

"Bisa ya bisa tidak, bergantung kesanggupan sekolah, tapi dia katakan akan berupaya, entah mungkin ia akan pinjam uang seperti saat mengongkosi UNBK," kata dia.

Kepsek SMP Negeri 1 Manado Jeane Rey mengaku belum tahu apakah bisa memberi THR bagi honorer atau tidak.

"Maunya sih begitu, tapi lihat kondusi keuangan sekolah dulu," kata dia.

Sebut dia, kondisi keuangan sekolah seret dikarenakan dana BOS belum cair.

Pihaknya takut memungut uang dari orang tua murid.

"Nanti jadi sorotan lagi," beber dia.

Kepsek SMP 7 Manado Sheiny Waworuntu mengatakan pihaknya bakal berupaya membayar gaji guru honorer.

"Kalau tradisi kami, tetap kami upayakan bayar THR bagi mereka," kata dia.

Untuk THL, kata dia, jadi tanggung jawab Pemkot.

Pihaknya hanya mengurusi guru honorer saja. (Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved