Tajuk Tamu

Perang Politik Ekspresi Will to Power

Hal ini terjadi karena perang politik sudah berulang-ulang kali dibuat oleh para calon kepala daerah.

Perang Politik Ekspresi Will to Power
ISTIMEWA
Fr Teofilus Manunwembum 

Masyarakat yang melihat politik sebagai sesuatu yang positif merupakan masyarakat yang paham dengan baik perang politik.

Mereka melihat politik dengan cara pandang yang komprehensif (utuh).

Sebaliknya, masyarakat yang melihat politik sebagai hal yang negatif merupakan masyarakat yang memandang politik dengan cara yang terbatas, bahkan tidak melihat makna terdalam dari perang politik.

Perang dalam dunia politik sejatinya merupakan sesuatu yang wajar dan tepat dalam cara pandang Friedrich Nietzsche (1844-1900). Menurutnya, manusia pada kodratnya memiliki yang namanya “will to power (kehendak untuk berkuasa).”

Manusia tidak bisa lepas dari fakta kodrati ini.

Setiap manusia pada dasarnya ditakdirkan untuk mengejar kekuasaan, dengan tujuan mengusahakan kebebasan bagi dirinya.

Manusia yang tidak mengejar kekuasaan merupakan manusia yang tidak memiliki energi hidup dan tidak menghargai hidupnya serta kebebasannya.

Dalam cara pandang sedemikian, perang politik merupakan sesuatu yang wajar dan tepat.

Perang politik mengekspresikan fakta terdalam dari manusia.

Manusia berusaha mengejar kekuasaan dan memperjuangkan kebebasan yang dimilikinya.

Halaman
1234
Penulis: David_Manewus
Editor: Alexander Pattyranie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved