Pasangan Selingkuh? Begini Cara Kelola Emosi Yang Tepat Menurut Psikolog

Baru-baru ini sebuah kasus perselingkuhan lain tiba-tiba viral di akun media sosial instagram.

Pasangan Selingkuh? Begini Cara Kelola Emosi Yang Tepat Menurut Psikolog
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Lagi-lagi kasus perselingkuhan ramai menjadi perbincangan publik.

Pasalnya baru-baru ini sebuah kasus perselingkuhan lain tiba-tiba viral di akun media sosial instagram.

Dalam video tersebut, terlihat seorang ibu melakukan kekerasan fisik pada anaknya sendiri hingga berdarah-darah lantaran sang suami yang selingkuhdan jarang pulang.

Tak hanya melakukan kekerasan fisik, sang ibu pun tak ragu mengatakan bahwa akan membunuh anaknya sendiri bila sang suami tak kunjung pulang.

"Kalau pilih Yeni atau Kemso? Kalau tidak, Kemso akan mati," ancamnya di media sosial.

Melihat kasus ini, Ajeng Raviando seorang Psikolog Anak dan Keluarga mengaku sangat memahami gejolak emosi luar biasa yang dialami oleh sang ibu.

Sebab menurutnya tak ada perselingkuhan yang tidak meninggalkan rasa sakit dan emosi.

Namun, ia menegaskan bahwa melampiaskan emosi dengan menyakiti anak bukanlah sesuatu yang dibenarkan.

"Perlu disadari bahwa perselingkuhan terjadi terkait sama pasangan, bukan sama anak. Sangat disayangkan bila dia melampiaskan hal itu pada orang lain, terutama pada anak.

Kalau aku melihatnya si ibu ini belum siap untuk menjadi ibu, karena kita sebagai orangtua yang seharusnya berperan dalam menjaga dan melindungi anak, tetapi dia melukai anaknya sendiri," tegas Ajeng saat diwawancarai via telefon oleh Nakita.id, Jumat (24/5).

Halaman
1234
Editor: Rine Araro
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved