Bupati Sitaro Resmikan Sentra IKM Pengelolaan Turunan Buah Pala
Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) merupakan penghasil buah pala terbaik.
Penulis: | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) merupakan penghasil buah pala terbaik.
Tak heran, Kabupaten Sitaro menjadi pusat pengolahan produk turunan buah pala. Sehingga pemda Sitaro membangun gedung sentra IKM untuk mendorong geliat Industri Kecil Menengah (IKM)
"Mengingat ketersedian bahan baku pala jadi tidak ada hamabatan bagi kita untuk menseriusi pengelolaan pala," kata Bupati Toni Supit, saat meresmikan gedung dan kantor sentra Industri Kecil Menengah (IKM) di Kelurahan Panik, Jumat (25/5/2018).
Bupati mengajak pelaku IKM untuk terus mengasah ketrampilan dan terlebih meningkatkan kualitas SDM yang nantinya manjemen pemasaran atas produk unggulan ini dapar berjalan dengan baik.
Dia optimis jika produk-produk lokal yang di produksi oleh IKM akan merambah ke tingkat Nasional bahkan sampai ke Internasional.
"Tentunya dengan memanfaatkan askses media sebagai terobosan mempromosikan produk-produk lokal," tambahnya.
Kadis Perindag Fatmawati Kalebos mengatakan untuk pembangunan sentra IKM ini dibagi menjadi tiga tahap dalam tahun pembangunan melalui bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari kementerian perindustrian dengan rincian tahap I tahun 2017 sebesar Rp3.992.600.000 dan tahap II tahun 2018 Rp 6.989.000.000
"Tentunya kami berterima kasih kepada Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Wilayah Industri yang telah membantu Kabupaten Sitaro," kata dia.
Prwakilan Direktorat Jenderal Pengembangan Wilayah Idustri, Juneka Sihombing mengatakan sentra IKM perlu dibangun di wilayah-wilayah yang memiliki potensi untuk menghasilkan barang yang bisa produksi melalui IKM.
"Berdasarkan kondisi saat ini Sitaro pala perlu dimanfaatkan jadi perlu dilakukan pembangunan sentra IKM dalam produksi buah pala tentunya," katanya.
"Ini berdasarkan UU Perindustrian Nomor 3 tahun 2014 Pasal 14 tentang Pengembangan perwilayahan industri dapat dilakukan dengan pembangunan sentra IKM," kuncinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/toni-supit_20180525_204239.jpg)