Sidang Kasus Pemecah Ombak

Kasus Pemecah Ombak - Rosa Mengaku 5 Kali Antar Uang ke Bupati Minut, Ada yang hingga Rp 6 Miliar

Terdakwa Dokter Rosa Tindajoh memberikan kesaksian dalam sidang kasus dugaan korupsi proyek pemecah ombak Desa Likupang

Kasus Pemecah Ombak - Rosa Mengaku 5 Kali Antar Uang ke Bupati Minut, Ada yang hingga Rp 6 Miliar
TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO
Terdakwa Dokter Rosa Tindajoh memberikan kesaksian dalam sidang kasus dugaan korupsi proyek pemecah ombak Desa Likupang Kabupaten Minahasa Utara (Minut), K di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Kamis (24/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Terdakwa Dokter Rosa Tindajoh memberikan kesaksian dalam sidang kasus dugaan korupsi proyek pemecah ombak Desa Likupang Kabupaten Minahasa Utara (Minut), di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Kamis (24/5/2018).

Dalam nyanyiannya, Rosa membeberkan bahwa pernah membawa uang sebanyak tujuh kali kepada Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan (VAP) di tahun 2016.

"Lima kali saya antar langsung ke Ibu Bupati. Pernah di rumahnya di Kecamatan Kleak," ujarnya.

Angka yang dibeberkan oleh terdakwa Rosa juga tidak main-main.

"Uangnya mulai dari Rp 900 juta bahkan ada yang sampai Rp 6 Miliar," kata dia.

Rosa juga mengatakan bahwa proyek tersebut bukan dikerjakan oleh Robby Moukar, tetapi Kombes Pol Rio Permana.

"Yang saya tahu proyek ini dikerjakan oleh Rio Permana. Karena sewaktu didalam ruangan Bupati, pak Steven Solang melaporkan bahwa proyek itu sudah dikerjakan oleh Rio Permana dan ibu Bupati mengatakab tidak apa-apa karena pasti tak akan ada masalah," ujarnya.

Baca: Bupati Minut Cs Terancam Dijemput Paksa ke Sidang Kasus Pemecah Ombak

Baca: Bupati Minut Mangkir Lagi, Sidang Pemecah Ombak Likupang Ditunda

Kuasa hukum terdakwa Robby Moukar, Reynald Pangaila bertanya bahwa siapa sebenarnya yang paling bertanggung jawab dalam proyek tersebut. Baik penunjukkan tender hingga pencairan? Apakah proyek ini bisa diintervensi oleh Bupati.

"Yang paling bertanggung jawab adalah saya selaku KPA dan pak Steven Solang selaku PPK. Ibu Bupati harusnya tidak ada kewenangan dalam proyek ini, dan memang diharuskan tidak boleh mengintervensi," ucap Rosa.

Halaman
1234
Penulis: Nielton Durado
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved