Negosiasi Akhiri Perang Dagang: Masalah Korut hingga Bisnis Trump di Indonesia

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pernah mengklaim perang dagang dengan Cina akan "mudah" dimenangkan

Negosiasi Akhiri Perang Dagang: Masalah Korut hingga Bisnis Trump di Indonesia
BBC.com
Presiden Donald Trump

TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pernah mengklaim perang dagang dengan Cina akan "mudah" dimenangkan. Tetapi muncul anggapan bahwa Trump kalah dalam pertempuran pertama.

Timnya telah berusaha mencapai kesepakatan untuk meningkatkan ekspor AS, tetapi beberapa putaran negosiasi belum menghasilkan kemajuan pada prioritas utama, seperti perlindungan untuk kekayaan intelektual AS.

Sekarang konflik itu membuat Trump masalah dalam negeri dari dua sisi: mereka khawatir dia memprovokasi pertarungan dagang yang merusak, dan mereka yang takut dia akan menyerah terlalu mudah.

Dikutip dar BBC.com, Trump, mengatakan defisit perdagangan besar dan aturan yang tidak adil di Cina. Kata dia, AS mulai dari posisi yang buruk bahwa negara itu berdiri untuk mendapatkan apa pun yang terjadi.

Tetapi di tengah suara dan kemarahan,  benar-benar berubah?

Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping
Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping (afp)

Politik ZTE

AS bulan lalu melarang perusahaan teknologi Cina ZTE menerima ekspor AS setelah perusahaan gagal memenuhi penyelesaian setelah melanggar sanksi terhadap Korea Utara dan Iran.

Trump, atas permintaan Presiden Cina Xi Jinping, mengatakan AS akan melihat lagi hukumannya. Langkah-langkah telah memaksa perusahaan, yang bergantung pada kerja sama AS untuk membuat ponsel pintar dan peralatan jaringan, harus menangguhkan operasional.

Trump membela ZTE China menjelang pembicaraan perdagangan

Haruskah Barat mencurigai teknologi Cina?
Kedua belah pihak masih membahas rincian, tetapi bukannya larangan, perusahaan kemungkinan akan menghadapi denda dan diminta untuk merombak kepemilikannya.

Halaman
1234
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved