GEMPAR! 300 Tahun Tenggelam, Kapal Pengangkut Harta Karun Ditemukan, Ini Jumlah Hartanya

Sekelompok ilmuwan asal AS menemukan sebuah kapal layar Spanyol yang tenggelam lebih dari 300 tahun lalu di Laut Karibia.

GEMPAR! 300 Tahun Tenggelam, Kapal Pengangkut Harta Karun Ditemukan, Ini Jumlah Hartanya
azertac
ilustrasi 

Kekayaan Salomo telah membuat banyak orang percaya bahwa ada harta karun besar yang disembunyikan di suatu tempat, dan menunggu ditemukannya. 

 
Namun, apakah isi dari 'harta' ini agak tidak pasti, dan dapat berkisar antara benda-benda emas dan perak hingga Ark yang lama didambakan Perjanjian.

Dalam sebuah teks Ibrani yang disebut 'Risalah Vessel', yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris sekitar dua tahun yang lalu, 'harta' Salomo meliputi Tabut Perjanjian, Tabernakel, alat musik emas, dan jubah imam besar.

Objek lain yang mungkin dari 'Harta Karun Sulaiman' dapat ditemukan dalam banyak legenda yang menyelimuti kisah dari raja ini. 

Salah satu legenda seperti itu berbicara tentang Salomo yang memiliki cincin meterai di mana nama Allah diukir. 

Dengan cincin ajaib ini, Salomo mampu memerintahkan iblis untuk melakukan perintahnya.

Lalu banyak dugaan dimana bberapa peninggalan dan jejak Sulaiman ada di Yerusalam hal ini dilihat dari dinding yang dibangunnya di sekitar Yerusalem.

Dekorasi batu dalam bentuk dua Bintang Daud yang saling bertautan yang dikenal dengan Muslim sebagai Khatam Suleiman dan orang Yahudi.

Selain itu diyakini dinding tersebut berfungsi untuk melindungi kota dari roh jahat. Simbol ini telah dikaitkan dengan kekuatan supranatural dan perlindungan sejak zaman kuno.

Lalu benda yang paling dicarai selain hartanya adalah peninggalannya seperti kuil suci yang menurut rumor kini tengah diincar oleh bangsa Israeldan daiyakini tersembunyi dibawah masjid Al Aqsha yang hingga kini kebenarannya tidak dapat dipastikan.

Dalam literatur kuno Temple of Solomon atau kuil sulaiman yang dikenal dengan Haikal Sulaiman juga masih menjadi misteri meski umat Yahudi meyakini keberadannya di bawah masjid Al-Aqsha.

Selumnya pendapat tersebut sudah mendapat banyak bantahan salah satunya dari Israel Finkelstein arkeolog dari universitas Tel Aviv yang tak meyakini keberadaannya disana.

Editor: Valdy Suak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved