Breaking News:

Terkait Penganiayaan dengan Tombak di Banjer, Kapolsek Tikala Beri Imbauan Jaga Kamtibmas

Kapolsek Tikala AKP Taufiq Arifin SIK SHut, bersama anggota mengimbau kepada warga Kecamatan Tikala, Manado, Sulawesi Utara, agar menjaga kamtibmas.

Penulis: Indry Panigoro | Editor: Alexander Pattyranie
ISTIMEWA
Kapolsek dan jajarannya saat memberikan imbauan kepada warga Banjer Kecamatan Tikala. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kapolsek Tikala AKP Taufiq Arifin SIK SHut, bersama anggota mengimbau kepada warga Kecamatan Tikala, Manado, Sulawesi Utara, agar menjaga kamtibmas.

Imbauan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terkait kejadian penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam jenis Tombak terhadap salah satu warga di Pasar Unyil kelurahan Banjer Kecamatan Tikala Manado Kamis (15/02/2018) lalu.

Dalam Imbauannya Kapolsek meminta warga untuk tidak terpancing emosi dan menyerahkan proses hukum Kepada pihak Kepolisian.

“Kami mengharapkan warga tetap tenang, saat ini sudah ada pelaku yang diamankan dan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Serahkan sepenuhnya kasus ini kepada kami”, ujar Kapolsek Selasa (22/05/2018) siang.

Sekedar diketahui, 3 bulan lalu Khalid Pontuwo (43), warga Kecamatan Tikala menjadi korban penganiayaan oleh beberapa orang yang tidak dikenal, Kamis (15/02/2018) pukul 04.30 wita di Pasar Unyil Kelurahan Banjer Kecamatan Tikala.

Khalid dianiaya beberapa orang tersebut menggunakan tombak. "Korban dianiaya dibagian dada pas di bawah leher. Korban mengalami luka tapi tidak tembus," ujar Kapolsek Tikala AKP Taufiq Arifin, kepada Tribun Manado.

Buruh harian itu diketahui sebelumnya tidak ada masalah dengan beberapa orang tersebut.

Waktu itu di Pasar Unyil, datang beberapa orang dengan menggunakan penutup kepala. Mereka kemudian merusak meja dan kursi yang berada disana.

Korban yang rumahnya berada di Pasar Unyil, kemudian mengecek keluar rumah. Ketika korban keluar dari rumah, korban bertemu dengan beberapa orang yang melakukan pengrusakan di Pasar Unyil tersebut.

Orang-orang tersebut menghampiri korban dan langsung melakukan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam jenis tombak. Korban dianiaya dengan tombak di bagian dada tepat di bawah leher. Kemudian para pelaku langsung melarikan diri.

"Korban telah dibawa dan dirawat ke rumah sakit Robert Wolter Monginsidi Teling untuk mendapatkan penanganan medis," ujar kapolsek.

Lanjut kapolsek, hasil interogasi terhadap saksi-saksi yang berada di TKP nama-nama pelaku penganiayaan sudah diketahui dan sementara dalam pengejaran oleh Polsek Tikala.

Berkat kerja keras Polsek Tikala, RK alias Iko Silo (20), warga Banjer Lingkungan VI, Kecamatan Tikala, Manado, Sulawesi Utara (Sulut) yang sempat buron selama 3 bulan itu akhirnya diamankan Tim Opsnal Reskrim Kepolisian Sektor (Polsek) Tikala pada Selasa (22/05/2018) sekira pukul 02.30 wita di tempat kost, Malalayang 1, Kecamatan Malalayang.

Iki Silo adalah tersangka utama penganiayaan dengan tombak terhadap Khalid Pontuwo (43), warga Kecamatan Tikala pada Kamis (15/02/2018) pukul 04.30 wita lalu di Pasar Unyil Kelurahan Banjer, Kecamatan Tikala. (Tribunmanado.co.id/Indri Panigoro)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved