Ralfie Pinasang: Harus Tambah SDM dan Dana di Perbatasan

Di perbatasan pemerintah beserta aparat keamanan pun telah melakukan pemeriksaan yang lebih ketat.

Ralfie Pinasang: Harus Tambah SDM dan Dana di Perbatasan
Ist
Ralfie Pinasang, Dosen Fakultas Hukum Unsrat Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mengantisipasi masuknya teroris, pemerintah telah gencar melakukan pemeriksaan bagi semua masyarakat. Kartu Tanda Penduduk diperiksa dan diwawancarai jika mencurigakan.

Di perbatasan pemerintah beserta aparat keamanan pun telah melakukan pemeriksaan yang lebih ketat.

Menurut Ralfie Pinasang SH MH, Dosen Universitas Sam Ratulangi Manado, memang pemerintah harus memberi perhatian khusus untuk wilayah perbatasan. Apalagi lintas laut.

"Memang di perbatasan antara Filipina dan Indonesia itu dari dulu rawan penyelundupan. Dan juga rawan terhadap masuknya teroris.Untuk mengatasi itu pemerintah harus memberikan perhatian khusus. Terutama untuk saat ini rawan masuknya teroris," ujar Ralfie.

Lanjut Ralfie, menurut dia saat ini pengawasan di Perbatasan masih lemah.

"Lemahnya yaitu yang pertama mengenai sumber daya manusia, aparat yang bertugas dan yang kedua pembiayaan terhadap pengawasan itu harus ditambah," ujar Ralfie.

Kata Ralfie, sumber daya yang harus ditambah yakni dari bea cukai, polisi, TNI AL. Untuk dana tentu dibiayai dengan APBN.

"Kan ada program pemerintah yakni memperhatikan daerah perbatasan.
Maka kucuran dana harus ditambah untuk di perbatasan. Harus dibiayai dengan ada istilahnya anggaran mendesak. Nah itu yang bisa ditambah," ujar Ralfie.

Ralfie mengatakan pemerintah harus segera melakukan hal itu yakni penambahan sumber daya dan anggaran.

"Jangan jebol kemudian baru mengambil sikap. Karena teroris itu mencari kelemahan baru masuk. Dan gampang sekali mereka datang ke Sulut," ujar Ralfie.

Lanjut Ralfie, selain dua hal tadi. Pemeriksaan juga harus diperketat.

"Siapapun yang masuk baik yang sudah biasa di bidang perdagangan maupun orang asing yang pertama kali masuk tetap harus diperiksa ketat. Teroris bisa saja menyamar menjadi pedagang," ujar dia. 

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved