Mewoh Pimpin Hari Kebangkitan Nasional Ke-110

Drs Royke H Mewoh DEA memimpin upacara bendera Memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-110 Tahun 2018 di halaman Pemkab Minahasa

Mewoh Pimpin Hari Kebangkitan Nasional Ke-110
Ist
Upacara bendera Memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-110 Tahun 2018 di halaman Pemkab Minahasa 

"Dalam peringatan hari kebangkitan nasional harus dimaknai dengan upaya-upaya penyadaran setiap masyarakat indonesia, untuk mengbangkan diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas diri yang dibuka oleh berbagai pihak , baik oleh pemerintah, badan usaha , maupun masyarakat sendiri," kata dia.

Lanjut dia, Momentum ini menuntut kita untuk tidak buang-buang energi untuk bertikai dan lebih fokus pada pendidikan dan pengembangan manusia Indonesia.

Presiden Joko Widodo dalam berbagai kesempatan selalu mendorong dunia pendidikan, bekerjasama dengan industri dan bisnis, untuk mencari trobosan-trobosan baru dalam pendidikan vokasi.

"Generasi Bonus Demografi" yang kebetulan juga beririsan dengan "Generasi Millenial" kita tersebut, pada saat yang sama, juga terpapar oleh massifnya perkembangan teknologi, terutama teknologi digital.

Pepatah Aceh mengatakan : Pikulan satu dipikul berdua, rapat-rapat seperti biji timun suri.

Artinya kira-kira : kita harus menjaga persatuan dalam memecahkan masalah, harus berbagai beban yang sama, merapatkan barisan, jangan sampai terpecah belah, dalam konteks menghadapi digitalisasi ini, kita harus dalam irama yang serempak dalam memecahkan masalah dan menghadapi para pencari masalah.

"Selamat hari kebangkitan nasional ke 110. Mari maknai peringatan tahun ini di lingkungan kita masing-masing, terutama generasi muda, yang akan membawa kepada kejayaan bangsa di tahun-tahun mendatang," pungkasnya.

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Ferra Faradila Rizki
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved