Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

BSG Dukung 35 Ribu Pekerja Lintas Agama Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

PT BANK SULUTGO membiayai sebanyak 35 orang tenaga kerja lintas agama menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Penulis: | Editor: Alexander Pattyranie
ISTIMEWA
BANK SULUTGO 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - PT BANK SULUTGO mendukung sepenuhnya gagasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melalui Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi dalam membiayai sebanyak 35 orang tenaga kerja lintas agama menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Ide dari Program ini sangat briliant dan bermanfaat positif bagi perkembangan kehidupan beragama di Sulut.”ujar Direktur Utama PT BANK SULUTGO Jeffry M Dendeng melalui siaran persnya, Minggu (20/5/2018).

Jeffry sapaan akrabnya mengungkapkan bentuk dukungan dalam program ini adalah dengan menyerahan dana Corporate Social Resposibility (CSR)sebesar Rp 172 juta dengan bentuk bagi pembayaran sebanyak 35 ribu pekerja lintas agama di daerah ini.

"BSG mendukung program ini dengan cara memberikan bantuan iuran BPJS tenaga kerja bagi para tokoh agama.
Dukungan ini dimaksudkan agar para pekerja di bidang beragama mendapat perlindungan kerja serta jaminan hari tua," katanya.

Bentuk dukungan yang dilakuka sesuai arahan Gubernur agar pemanfaatan dana CSR harus selektif, transparan serta tepat sasaran.

Pelaksanaan kegiatan yang digelar pada (11/5) berhasilkan pengakuan Museum Rekor Indonesia (MURI), yakni sebagai pemerintah daerah pertama di Indonesia bahkan di dunia yang menjaminkan tenaga kerja lintas sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) sebanyak 35 ribu orang.

“Ini hal yang benar-benar luar biasa pertama di negara ini bahkan di dunia.”ujar Direktur Utama BPJS Agus Susanto.

Menurutnya, sambutan dan komitmen Gubernur Provinsi Sulut dalam gagasan kepesertaan pekerja lintas agama ini patut diapresiasi.
Hal ini karena berperan dan menentukkan terwujudnya kerjasama yang baru pertama kali dilaksanakan ini.

"Peran Gubernur melalui dinas terkait atas kerjasama ini sangat tinggi dan paling menentukan," ungkapnya.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menjelaskan bahwa program ini merupakan dukung bagi pemerintah dalam program perlindungan yang mengedepankan jaminan sosial masyarakat,khususnya para pekerja lintas agama.

"Kami patut mengapresiasi insiatif BPJS perwakilan Sulut yang berkolaborasi dengan dinas ketenagakerjaan kita sehingga program cemerlang dan pro-rakyat ini dapat terwujud," ungkap Olly Dondokambey sambil mengapresiasi PT BANK SULUTGO yang telah menjadi bagian pada program ini dengan memberikan dana CSR.

Menurutnya terkait dengan para pekerja lintas agama ini didorong menjadi peserta BPJS-TK, dikarenakan para pekerja di bidang keagamaan ini juga bagian dari komponen masyarakat yang berkontribusi bagi kemajuan daerah ini.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Daerah Provinsi Sulawesi Utara mengatakan untuk iuran ditanggung semua Pemprov Sulut dan telah dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

"Untuk itu kepada pekerja lintas agama yang belum sempat mendaftarkan diri dalam program perlindungan dari BPJS – TK masih diberi kesempatan untuk segera melapor ke Dinas Tenaga Kerja Daerah Provinsi Sulut," kata Tumundo.

Program ini terlaksana atas arahan dan juga bukti kepedulian nyata Gubernur bersama Wakil Gubernur Sulut kepada para pekerja di bidang keagamaan.

Adapun Pekerja lintas agama tersebut meliputi Agama Kristen Protestan, Katolik, Islam, Hindu, Buddha, dan Konghucu di Sulut mendapatkan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).(Tribun Manado/Herviansyah)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved