Tim Operasi Yustisi Ramadan Wenang Amankan Sepasang Kumpul Kebo

Camat Wenang menambahkan, operasi bersama tim gabungan dilakukan untuk mencari tahu identitas penghuni kos yang ada di wilayahnya.

Tim Operasi Yustisi Ramadan Wenang Amankan Sepasang Kumpul Kebo
TRIBUN MANADO/HANDHIKA DAWANGI
Camat Wenang saat memberikan keterangan kepada wartawan usai kegiatan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Tim gabungan TNI Polri dan Pemerintah Kecamatan Wenang, Manado, Sulawesi Utara, melaksanakan Operasi Yustisi Ramadan, Kamis (17/5/2018) malam hingga Jumat (18/5/2018) dini hari.

Pada kegiatan yang dilaksanakan mulai Pukul 22.00 Wita ini, tim menemukan adanya satu pasang yang kumpul kebo.

"Kami temukan satu pasangan yang belum sah, kumpul Kebo atau tinggal bersama. Mereka warga dari luar Manado. Dibawa ke Kantor Polisi, diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan," ujar Camat Wenang Donald Sambuaga.

Selain itu, setelah mendatangi lima tempat indekos.

Tim gabungan ini juga menemukan ada satu orang tanpa kartu identitas.

"Orang tersebut kami bawa untuk diperiksa lebih lanjut. Ini memang protapnya. Karena kami tim gabungan harus menyelidiki lebih jauh siapa orang ini. Kenapa tidak membawa kartu identitas," ujar camat Wenang.

Pada kegiatan ini juga tim menemukan beberapa orang memiliki kartu identitas namun alamatnya dari luar Kota Manado.

"Ada yang memiliki KTP namun beralamat luar Manado. Mereka bekerja dan ada usaha disini. Sayangnya mereka tidak melaporkan diri. Ada aturan bahwa 1x24 jam mereka harus melapor ke pemerintah setempat. Ini yang tidak mereka lakukan. KTP mereka kami tahan, dan mereka harus mengambilnya di Kantor Kelurahan keesokkan harinya," ujar camat.

Camat Wenang menambahkan, operasi bersama tim gabungan dilakukan untuk mencari tahu identitas penghuni kos yang ada di wilayahnya.

"Ini untuk antisipasi. Kami ingin melihat atau mendeteksi jika adanya indikasi radikalisme dan terorisme. Untuk itu setiap pendatang perlu kita data," ujar camat. (Tribunmanado.co.id/Handhika Dawangi)

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved