Breaking News:

Pnt Steven Kandouw Ajak P/KB GMIM Sukseskan Hapsa dan POR

Hari Persatuan (Hapsa) dan Pekan Olaraga (POR) Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM tahun 2018 telah bergukir

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Aldi Ponge
DOK. TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Steven Kandouw 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  Hari Persatuan ( Hapsa) dan Pekan Olaraga (POR) Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM tahun 2018 telah bergukir

Steven Kandouw, Ketua Umum Pelaksanaan Hapsa dan POR P/KB mengajak kepada semua komponen masyarakat Sulut terlebih khusus P/KB GMIM agar dapat menghadiri serta mensukseskan kegiatan ini.

"Kegiatan Hapsa dan POR untuk memupuk kebersamaan serta mempererat kesatuan dan persatuan P/KB GMIM se-Sulut," kata Wakil Gubernur Sulut ini di Kantor Gubernur, Jumat (18/5/2018)

Stevem mengapresiasi akan peran P/KB tidak hanya bagi kemajuan gereja tapi juga bagi perkembangan daerah

"P/KB GMIM adalah salah satu komponen pembangunan bangsa yang sampai dengan saat ini senantiasa konsisten dalam aktualisasi perannya memajukan pelayanan GMIM, keluarga dan masyarakat serta pembangunan daerah dan bangsa lewat beragam program dan peguatan pelayanan yang dijalankan," katanya

Tentunya kegiatan tersebut senantiasa akan terjadi apabila ada sinegritas dan kebersamaan bagi segenap organisasi P/KB

Sejalan dengan itu Steven mengharapkan agar HAPSA dan POR dapat meningkatkan iman kepercayaan

"Hapsa dan POR P/KB GMIM sendiri yang merupakan wahana penguatan iman percaya dan kebersamaan segenap anggota P/KB GMIM juga menjadi salah satu faktor penentu dalam kesinambungan pelayanan dan kerja P/KB GMIM," kata dia.

Kegiatan POR lanjut Pnt Steven juga untuk menggali potensi P/KB di bidang minat, bakat, seni dan budaya.

"Kemudian menyalurkan dan meningkatkan prestasi, kebugaran jasmani, Kesehatan dan Rekreasi. Membudayakan olahraga masyarakat dalam rangka pencapaian kesehatan optimal. Meningkatkan kesadaran warga gereja /Pria Kaum Bapa tentang manfaat berolahraga," kata dia.

Lewat POR, PKB diajak untuk mengorbankan semangat olahraga prestasi di Sukut yang sekarang ini sudah mulai redup dan miskin prestasi. Tak lupa juga tetap melestarikan olahraga tradisional sebagai bagian dari budaya kearifan lokal.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved