Cinta Segitiga di Manado Berakhir Maut, Kisah Tragis Tiga Penderita HIV, 'Dulu Dia Dikenal Alim'

Hidupnya sudah selesai semenjak, Bunga (bukan nama sebenarnya), anak perempuan semata wayangnya meninggal dunia karena HIV AIDS.

Cinta Segitiga di Manado Berakhir Maut, Kisah Tragis Tiga Penderita HIV, 'Dulu Dia Dikenal Alim'
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi Depresi Karena Penyakit 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wanita itu melewati hari tuanya di sebuah Panti Werda di Manado.

Hidupnya sudah selesai semenjak, Bunga (bukan nama sebenarnya), anak perempuan semata wayangnya meninggal dunia karena HIV AIDS.

Berkali kali ia minta maut menjemputnya.

Namun maut masih enggan.

Hidup baginya hanya menanti maut.

Dalam penantian itu, penghiburnya adalah kenangan tentang Bunga.

Bunga sosok yang sempurna.

Cerdas, rajin beribadah, pintar pula berteman.

Sederet keunggulan itu masih ditambah jago musik.

Ahli memainkan gitar dan keyboard.

Halaman
1234
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Valdy Suak
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved