Jumat, 24 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

MENYERAMKAN! Biduan Dangdut Cantik ini Ditonton Oleh Hantu

Sejumlah penyanyi dangdut Banua seperti Mega Fortuna, Hellent Monica, Karin Gulaan Batis, Iis Permatasari dan Lisa Vanesa mempunyai pengalaman mistis.

Editor:
Kolase/BanjarmasinPos

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebagian orang yang menyakini makhluk lain tak kasat mata selain manusia hidup di dunia ini.

Ada juga mereka yang tidak percaya dan mengatakan hal itu hanya tahayul karena wujudnya tak terlihat.

Tapi, tak sedikit kisah sebagian orang yang mengalami bahkan bisa melihat langsung makhluk halus tersebut.

Sejumlah penyanyi dangdut Banua seperti Mega Fortuna, Hellent Monica, Karin Gulaan Batis, Iis Permatasari dan Lisa Vanesa mempunyai pengalaman mistis.

lima selebriti lokal Kalimantan Selatan ini mengalami langsung hal yang jarang terlihat dengan kasat mata.

Mulai dari melihat langsung bahkan mengalami gangguan kecil hingga bersentuhan dengan sosok tak terlihat ini.

Jelas saja pengalaman pedangdut-pedangdut cantik ini bikin merinding.

Seperti apa kisah mereka, berikut kisah mistis yang dialami lima selebriti Banua.

Kelimanya mengaku sudah pernah melihat langsung sosok hantu berbentuk raksasa bertaring.

Bahkan di antara mereka ada yang pernah dibayar dengan uang dari alam lain.

Penonton hantu

Mega Fortuna, satu dari sekian biduanita senior Banua yang paling banyak mengalami hal mistis selama manggung di sana sini.

Terlepas dari semua penampilannya, Mega mengaku sangat terkesan ketika nyanyi di Muara Teweh, Kalimantan Tengah pada 2013.

"Saya kan memang sering tampil di mana-mana, banyak cerita soal mistis ini di sejumlah daerah. Tapi yang paling seram ya di Muara Teweh ini," cerita Mega kepada Banjarmasin Post.

Saat itu dia mendapat undangan tampil di Muara Teweh bersama biduanita lainnya seperti Laila, Citra, Helda Risma, Ratna.

Mereka diundang menyanyi di salah satu desa terpencil di sana.

"Kami sendiri tidak tahu nama desanya tapi sangat terpencil. Untuk menuju kesana kami dijemput menggunakan kelotok (perahu bermotor untuk kendaraan sungai khas Kalimantan, red)," ucap dia.

Sebagai tamu jauh, Mega dan kawan-kawannya disambut kepala desa saat tiba di lokasi hajatan.

Awalnya, Mega merasakan semuanya berjalan normal, tidak ada sesuatu yang ganjil.

Beranjak malam ketika hendak tampil sejumlah keganjilan datang.

"Biasa kan kita kalau menyanyi ada lampu sorot. Nah lampu ini jika disorot di ke atas, penontonnya sangat ramai sekali. Tapi pas lampu tersorot ke bawah, tepatnya ke penontonnya, sangat sepi," kata Mega.

Mereka yang bergantian menyanyi duduk saling berseberangan.

Mega melihat aneh ke tempat duduk rekannya, tiba-tiba ada seorang perempuan yang bukan temannya duduk di situ.

"Pokoknya dia bukan rombongan kami. Sepeti menunggu giliran menyanyi juga. Setelah teman tampil, saya tanya teman, 'Melihat tidak yang duduk di sampingnya kamu tadi?' Ternyata teman saya tidak tahu. Dia tahunya kursi itu kosong," ujar Mega.

Kejanggalan lain Mega mendengar suara ribut-ribut dari belakang panggung sepeti orang berkelahi.

Hingga selesai acara keributan itu tidak sampai membuat panik penonton di depan panggung.

"Penasaran, besok paginya saya datangi ke belakang panggung ternyata benar banyak darah berceceran," ucap Mega.

Kepala desa lalu memanggil Mega dan kawan-kawan di panggung lalu menyerahkan uang di dalam amplop untuk mereka sebagai honor menyanyi.

"Kita buka saat itu juga, alhamdulillah dapat Rp 500 ribu per orang," kenang Mega.

Ketika pulang sebentar lagi sampai Banjarmasin menggunakan kelotok, seorang teman membuka amplop dan kaget isinya berubah menjadi daun.

Dia panik dan menyuruh kami membuka juga ternyata sama isinya daun semua. Kami pun pulang tanpa membawa uang sepeser pun," kata dia.

Tapi yang membuat mereka merinding adalah rentetan kejadian itu.

Mega yakin saat manggung dia dan teman temannya menghibur makhluk halus di desa makhluk halus juga.(Banjarmasin Post/ Khairil Rahim)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved