Buntut Teror Bom Surabaya, Pol PP Batasi Pengunjung Akses Lobi Utama
Satuan Polisi Pamong Praja sulut meningkatkan penjagaan di Kantor Gubernur Sulut pascateror bom bunuh diri di Surabaya
Penulis: Ryo_Noor | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Polisi Pamong Praja (Pol PP) Provinsi Sulawesi Utara siaga 1 di Kantor Gubernur Sulut pascateror bom bunuh diri di Surabaya menyasar Gereja dan Markas Polisi.
Pol PP pun membatasi akses masuk melintas di lobi utama Kantor Gubernur
Kasat Pol PP Provinsi Sulut, Steven Liow mengungkapkan, hanya orang tertentu saja yang bisa melintas di pintu lobi utama kantor Gubernur.
"Jadi di lobi utama yang bisa melintas Gubenrur, Wagub, Sekprov dan eselon II serta tamu VVIP," ujar Steven Liow ketika ditemui di kantor Gubernur.
Bagi tamu lainnya Liow mengatakan, bisa memasuki Kantor Gubernur bisa menggunakan pintu gedung sayap kiri dan kanan.
Buntut serangan bom bunuh diri di Kota Surabaya, Minggu (13/5/2028) dan Senin (24/5/2018) membuat Kantor Gubernur Sulut siaga 1.
Pengamanan yang relatif lengang di hari biasa makin diperketat.
Personel Polis Pamong Praja pun sudah bersiaga di banyak titik.
Di gerbang depan merupakan prioritas utama pengamanan.
Setiap pengunjung yang melintas terpaksa harus digeledah.
Pol PP memasang barier untuk mencegat kendaraan yang masuk.
Pol PP menggeledah mobil dan sepeda motor hingga ke bagasi dan bagian bawah mobik.
Sementera yang masuk membawa tas digeledah isi tasnya jika sudah dirasa aman, pengunjung dibolehkan masuk.
Pindah ke lobi utama, penjagaan makin diperketat. Selain Pol PP sejumlah petugas Polisi berjaga, termasuk personel Polisi PP wanita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/manado_20180515_114511.jpg)