Breaking News
Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bom di Surabaya

Bom di Surabaya - Gerakan Pemuda Ansor Sulut Kutuk Keras Aksi Keras Terorisme

Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Utara mengutuk dengan keras atas aksi terorisme yang merenggut korban di Surabaya Jawa Timur.

Penulis: Chintya Rantung | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUN MANADO/CHINTYA RANTUNG
Yusra Alhabsyi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Utara mengutuk dengan keras atas aksi terorisme yang merenggut korban di Surabaya Jawa Timur.

Menunjukkan ancaman terorisme tak pernah benar-benar surut.

Dan ini merupakan tindakan orang yang tidak beragama.

"Jika hari ini yang jadi sasaran gereja bisa saja suatu saat nanti masjid yang akan jadi sasaran, karena para teroris ini memiliki kesamaan pemahaman dengan ISIS," ungkap Yusra Alhabsyi, Ketua GP Pimpinan Wilayah (PW) Ansor Sulawesi Utara kepada Tribunmanado.co.id, Minggu (13/5/2018).

Yusra mengatakan jika melihat serangan teroris dengan sasaran tempat ibadah, menandakan ini sinyal yang sangat jelas bahwa terorisme masih terus mengancam.

"Maka tokoh agama harus membantu melakukan pencegahan terhadap masuknya faham-faham baru yang cenderung mengarah pada fanatisme agama sempit dan anti toleransi. Serta warga Sulut untuk tidak terprovokasi dan tetap memperkuat faham toleransi," sebutnya.

Ia menambahkan semua pihak harus meningkatkan kewaspadaan.

"Kita sama sekali tidak boleh mengendurkan kewaspadaan menghadapi teroris dan paham-paham radikal di belakangnya. Atas kejadian di Surabaya, dengan ini kami turut berbela sungkawa atas para korban ledakan bom di Surabaya," pungkasnya.(Tribunmanado.co.id/Chintya Rantung)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved