Renungan

Hari Komunikasi ke-52 Sedunia 13 Mei, Ini Pesan Paus Fransiskus

Komunikasi adalah bagian dari rencana Allah bagi kita dan jalan utama untuk menjalin persahabatan.

Hari Komunikasi ke-52 Sedunia 13 Mei, Ini Pesan Paus Fransiskus
ISTIMEWA
Sri Paus Fransiskus 

Saat ini, dalam dunia komunikasi serta sistem digital yang sedemikian cepat berubah, kita menyaksikan penyebaran dari apa yang dikenal sebagai “berita bohong” (fake news).

Kenyataan ini mengundang kita berefleksi, dan itulah sebabnya saya memutuskan untuk kembali mengangkat pokok tentang kebenaran dari Pesan Hari Komunikasi Sedunia para pendahulu saya, sejak Paus Paulus VI.

Pada tahun 1972 Paus Paulus VI mengkat tema: Komunikasi Sosial demi Pelayanan Kebenaran.

Maksud saya adalah memberikan dukungan pada komitmen kita bersama untuk membendung penyebaran berita bohong, serta mengangkat keluhuran martabat jurnalisme dan tanggung jawab pribadi para jurnalis untuk menyampaikan kebenaran.

1. Apa yang “palsu” tentang Berita Palsu?

Wacana “berita palsu” telah menjadi objek diskusi dan debat yang sengit.

Umumnya berita palsu mengacu pada penyebaran informasi sesat secara daring (online) atau melalui media tradisional.

Berita palsu terkait dengan informasi palsu tanpa berdasarkan data atau memutar balik data dengan tujuan menipu dan mencurangi baik pembaca maupun pemirsa atau pendengar.

Penyebaran berita palsu dimaksudkan untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu, memengaruhi keputusan-keputusan politik, dan melayani kepentingan-kepentingan ekonomi.

Berita palsu itu bisa efektif, terutama karena mampu mengelabui seolah-oleh berita yang benar dan masuk akal.

Halaman
1234
Penulis: David_Manewus
Editor: Alexander Pattyranie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved